Walikota Bima Terima Kunjungan Gubernur IPDN

Kota Bima, Kahaba.- Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin menerima kunjungan tamu istimewa Gubernur IPDN. H. Ermaya Suradinata beserta rombongan di ruangan Walikota Bima, Rabu (27/1). Pertemuan juga dihadiri Wakil Walikota dan Sekda Kota Bima.

Foto bersama Walikota Bima dan Gubernur IPDN. Foto: Hum

Foto bersama Walikota Bima dan Gubernur IPDN. Foto: Hum

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Ihya Ghazali melalui siaran persnya mengatakan, pada kesempatan tersebut Walikota Bima menjelaskan tentang gambaran Kota Bima dan berbagai pembangunan di Kota Bima.

Dipaparkannya juga rencana pembangunan kawasan Ni’u Amahami dan pembangunan sayap kantor Walikota. Dirinya juga berharap dukungan dari Gubernur IPDN dalam peningkatan kualitas SDM, melalui berbagai program yang disediakan di Kampus IPDN seperti kerja sama program profesi kepamongprajaan.

Sementara itu, Gubernur IPDN H. Ermaya Suradinata pada kesempatan pertemuan menyampaikan, saat ini IPDN ingin memberikan wajah baru dan mengubah image IPDN yang lekat dengan kekerasan. Wajah baru IPDN ditandai dengan perang melawan kekerasan.

IPDN memberikan berbagai program seperti kelas internasional, program profesi kepamongprajaan selama 8 bulan bagi para PNS yang disiapkan untuk jabatan Lurah dan Camat.

H. Ermaya juga memberikan bocoran mengenai tugas yang juga diinstruksikan Presiden RI Joko Widodo mengenai Kampung Sejahtera dari Provinsi, Kabupaten/Kota terpilih dan nantinya akan diresmikan langsung oleh Presiden. Kota Bima berpeluang pula menjadi salah satu Kota terpilih.

Dalam silaturrahim tersebut H. Ermaya berpesan kepada para alumni agar menjadi teladan ditengah masyarakat dan mengabdikan diri dengan tulus ikhlas demi bangsa dan negara.

Seusai silaturahim di Kantor Walikota Bima. Waliota Bima mengajak Gubernur IPDN beserta rombongan menuju pantai Kolo.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *