15 Rumah di Desa Samili Dilahap Api

Kabupaten Bima, Kahaba.- Belum usai musibah kebakaran yang melanda Desa Risa, kini kebakaran kembali terjadi di Dusun Rasabou Desa Samili Kecamatan Woha. Peristiwa ini terjadi pada Senin (25/4) pagi sekitar Pukul 09.50 Wita.

Kebakaran di Desa Samili. Foto: Ady

Kebakaran di Desa Samili. Foto: Ady

Berdasarkan data yang dihimpun Tim Pos Keadilan Peduli Ummat (PKPU) Bima, akibat kebakaran sedikitnya 15 unit rumah warga dilahap Si Jago Merah. 7 unit diantaranya hangus dan rata dengan tanah. Sedangkan 8 unit rumah lainnya rusak ringan.

“Lokasi kebakaran tepatnya di RT 08 Dusun Rasabou. Selain rumah, juga 6 unit mesin traktor, 3 ekor kambing berikut ratusan ton bawang merah serta harta benda warga lainnya ikut hangus,” kata Koordinator PKPU Bima, Irmansyah.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan Kepolisian. Namun, sebagian warga menduga kebakaran terjadi akibat meledaknya kompor. Sebagian lainnya mengatakan penyebabnya karena arus pendek.

Saat kebakaran terjadi, memang rata-rata warga sedang berada di sawah, gunung dan kebun. Sehingga kobaran api terlambat dijinakkan. Seorang yang melihat pertama kali menjalarnya api tak mampu berbuat banyak.

“Beberapa saat kemudian baru masyarakat berdatangan untuk memadamkan api dibantu 3 unit mobil pemadam kebarakaran dan 1 unit mobil tangki BPBD,” jelas Irmansyah mengutip penuturan warga di lokasi kejadian.

Sesaat setelah mendapatkan informasi kebakaran, Wakil Bupati Bima, Dahlan M Noer terlihat turun melihat langsung kondisi warga. Orang nomor dua di Kabupaten Bima ini juga turut membawa bantuan tanggap darurat bagi para korban kebakaran.

Disekiling lokasi kebakaran saat ini telah dipasang garis polisi untuk memudahkan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *