MAN 2 Bantu Bedah Rumah Orang Tua Siswa

Kota Bima, Kahaba.- Peduli terhadap orang tua siswa yang tidak mampu, Madrasyah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bima menyalurkan bantuan program bedah rumah. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh sekolah seperti dana dan sejumlah material bangunan di Lingkungan Ni’u Desa Panda Kecamatan Palibelo, Sabtu (9/9).

Foto bersama jajaran MAN 2 Kota Bima bersama siswa. Foto: Eric

“Ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat tidak mampu. Apalagi warga yang dibantu, merupakan orang tua siswa MAN 2 Kota Bima,” ujar Kepala MAN 2 Kota Bima, Mansyur didampingi Kepala Kemenag Kota Bima H. Munir.

Dijelaskannya, pemberian bantuan tersebut dilakukan saat seorang siswi sekolah setempat pingsan waktu belajar. Pihak guru bersama siswa pun memberikan pertolongan sementara dan diantar pulang ke rumahnya. Tapi saat sampai di rumah siswa, pihaknya merasa terharu akan kondisi rumah tinggal siswa dimaksud.

“Rumah siswa itu tidak layak huni. Akhirnya sekolah menggelar rapat dan mencarikan jalan untuk membantu keluarga tersebut,” jelasnya.

Setelah itu sambungnya, akhirnya didapat sejumlah dana bantuan yang diperoleh dari siswa, guru dan donatur yang tidak mengikat. Berkat rasa solidaritas dan semangat bersama., dana yang telah terkumpul disalurkan kepada keluarga siswa untuk pembenahan rumah dimaksud.

Bantuan bedah rumah itu juga direncanakan menjadi program rutin. Sehingga orangtua bersama siswa yang tidak mampu dapat tinggal dengan nyaman dalam lingkungan yang sehat.

Sementara itu penerima bantuan Masrun (54) didampingi isteri Hafsah (53) mengucapkan rasa syukur dan terimakasih kepada pihak sekolah yang peduli untuk membantu pembangunan rumah hingga selesai.

“Bantuan ini sangat membantu kehidupan kami, untuk itu kami ucapkan terimakasih yang tidak terhingga,” ucapnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *