Diduga Hina Mahasiswa Tamsis, Bupati Didesak Copot Kepala SMPN 2 Tambora

Kabupaten Bima, Kahaba.- Puluhan Mahasiswa STKIP Taman Siswa menggelar aksi depan kantor Bupati Bima, Kamis (16/11). Mahasiswa yang bergabung dalam BEM REMA STKIP Taman Siswa meminta pada Bupati Bima untuk segera mencopot Kepala Sekolah SMPN 2 Tambora Nukman dari jabatannya, karena diduga telah menghina mahasiswa lewat media sosial.

Mahasiswa Taman Siswa saat aksi di depan Kantor Bupati Bima. Foto: Deno

Ketua BEM REMA STKIP Taman Siswa Firdaus dalam orasinya menyampaikan, aksi ini merupakan bentuk kekecewaan dan reaksi para mahasiswa STKIP Taman Siswa setelah membaca status dalam akun media sosial milik Nukman, yang berisi mahasiswa Taman Siswa tidak memiliki etika pendidikan dan tidak beradab.

Status tersebut pun dinilai sebagai kalimat penghinaan. Kepala sekolah itu juga telah melanggar UU IT. Karena sebagai seorang pendidik, harus bisa memberikan sikap dan teladan yang baik untuk generasi bangsa.

“Kami meminta agar Nukman segera dicopot dari jabatannya dan diproses secara hukum, karena dia telah menghina mahasiswa dan institusi kampus Taman Siswa,” tegasnya.

Jika tuntutan tersebut diabaikan Bupati Bima. Maka pihaknya mengancam akan menggelar aksi besar besaran, dengan memboikot jalan di Cabang Talabiu. Karena persoalan ini tidak boleh dibiarkan, sebab sikap kepala sekolah itu menyangkut harga diri institusi kampus STKIP Taman Siswa dan mahasiswanya.

“Pokoknya Nukman harus di pecat, kalau tidak kami akan aksi boikot jalan dengan seluruh mahasiwa STKIP Taman Siswa,” ancamnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *