Saluran Air Tersumbat, Warga Sanolo Bongkar Aspal

Kabupaten Bima, Kahaba.- Warga Desa Sanolo membongkar aspal yang menghambat mengalirnya saluran air, Rabu (24/1). Pasalnya, selama ini jika hujan tiba air mampet dan menggenangi pemukiman warga sekitar.

Warga Sanolo saat membongkar aspal. Foto: Yadien

Warga Desa Sanolo Mulyadin menyampaikan, ujung aspal gang yang menuju jalan raya tersebut terpaksa dibongkar. Warga ingin membuat deker untuk saluran air, karena selama ini saluran pembuangan air terhambat.

“Aspal tersebut dikerjakan pada tahun 2017 lalu. Sumber anggaranya dari dana aspirasi H Wahidin DPRD Provinsi NTB dari partai golkar,” ungkapnya.

Kata Mulyadin, akibat tersumbatnya aliran pembuangan air tersebut. SD Impres Sanolo dan pemukiman di Dusun Mangga Desa Sanolo digenangi air.

“Setiap kali hujan sekolah dan dusun tersebut pasti digenangi air,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua BPD Desa Sanolo Yakub A Azis mengatakan, saat pengerjaan aspal gang tersebut. Masyarakat pernah menanyakan kepada pelaksana, karena tidak melihat adanya saluran air.

“Tapi waktu itu dijawab tidak ada dalam bestek,” ujarnya.

Rencananya, warga akan membuat cor deker saluran air. Anggaran bersumber dari swadaya masyarakat dan sumbangan pribadi aparatur desa.

“Semua masyarakat kerja, kami budayakan gotong royong,” tambahnya.

*Kahaba-10

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *