STIE Bima dan STKIP Bima Teken MoU Dengan UNILA

Kota Bima, Kahaba.- STIE Bima dan STKIP Bima mendatangani MoU dengan Universitas Lampung (UNILA),  Rabu (7/8) di Aula Kampus STIE Bima. Komitmen bersama ini sebagai upaya meningkatkan mutu dua Perguruan Tinggi Swasta (PTS) melalui program PTS Asuh.  (Baca. STIE dan STKIP Bima Dapat Program Asuh Menuju Studi Unggul Dari Universitas Lampung)

Ketua STIE Bima dan Rektor Unila. Foto: Dok STIE Bima

Rektor UNILA Hasriadi Mat. Akin menegaskan, sudah saatnya Perguruan Tinggi (PT) memperhatikan mutu. Sebab mutu menjadi sangat penting dalam era kekinian. (Baca. STIE Dapat Program Asuh Dari Unila, Firdaus Ingin Kejar Peningkatan Mutu)

“Saat ini, akreditasi adalah suatu ukuran yang tidak boleh diabaikan,” tegasnya.

Akreditasi menurut dia, menjadi acuan bagi masyarakat untuk menentukan keputusan dalam melanjutkan pendidikan. Termasuk juga menjadi indikator  penilaian pemerintah sejauh mana kualitas tata kelola suatu perguruan tinggi.

“Bahkan sekarang, dalam penyerapan tenaga kerja ikut memperhatikan akreditasi perguruan tinggi,” bebernya.

Hal itu pula yang menjadi dasar dirinya untuk terus melakukan terobosan guna meningkatkan mutu di UNILA. Sehingga saat ini, UNILA menjadi salah satu perguruan tinggi yang mendapatkan akreditasi A dari 36 perguruan tinggi.

“Tahun 2016 kami mendapatkan akreditasi A. Saat ini kami sedang upaya untuk menuju Internasional,” inginnya.

Untuk itu, dia berharap bisa menularkan pengalaman dan strategi dalam pengelolaan kampus terutama dalam peningkatan mutu perguruan tinggi. Karena dia yakin, jika STIE Bima dan STKIP Bima memiliki mutu yang sangat bagus, maka akan kebanjiran peminat.

“Saya yakin, STIE Bima dan STKIP Bima tidak akan bisa menampung lagi peminat yang ada di Bima ini,” yakin professor ini.

Untuk itu, dia berharap PTS Asuh ini dapat merubah paradigma para pengelola perguruan tinggi dan masyarakat bahwa mutu sangat penting. Sehingga kedepan, mutu dapat menjadi perhatian utama.

Kegiatan PTS Asuh disambut baik dan bahagia oleh Ketua STIE Bima, Firdaus. Dia sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Mengingat mutu menjadi salah satu kunci dan tolak ukur kemajuan PT saat ini.

“Apa guna gedung megah jika tidak disertai dengan mutu yang bagus,” ujarnya.

Mantan Ketua HIPMI Bima ini juga menegaskan, masyarakat sudah semakin dewasa dalam memilih perguruan tinggi saat ini. Salah satu yang dipertimbangan adalah akreditasi.

“Bicara soal mutu adalah suatu keharusan yang perlu diperhatikan,” lanjutnya.

Sebab pria berkacamatan ini menilai, pendidikan di NTB secara umum masih ketinggalan dari daerah tetangga, yaitu Denpasar. Hal itu kata dia, menjadi catatan penting agar pendidikan di NTB terus memacu diri.

“Kita masih ketinggalan dibandingkan dengan Denpasar. Dan ini menjadi perhatian kita bersama untuk terus memacu diri,” tuturnya.

Firdaus berharap, kegiatan PTS Asuh dapat memberikan manfaat bagi kampus yang ada di Bima dan Dompu. Sehingga bisa terus memacu diri dalam meningkatkan kualitas mutu perguruan tinggi.

“Tentu kita berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan mutu PTS yang ada di Bima dan Dompu,” harapnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua STKIP Bima, Amran Amir. Dia berharap ada manfaat lebih deri kegiatan tersebut.

“Saya yakin kegiatan PST Asuh ini dapat memberikan manfaat dalam peningkatan mutu. Tentu saja ini menjadi harapan kita semua,” harapnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *