Pileg 2019, Partai Garuda Dompu Target 1 Kursi per Dapil

Dompu, Kahaba.- Meskipun hadir sebagai partai baru dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, Dewan Pimpinan Cabang Partai Garuda Kabupate  Dompu optimis mampu mendulang keberhasilan. Hal tersebut dilontarkan Sekretaris, DPC Partai Garuda Kabupaten Dompu Kisman Pangeran, saat ditemui di kediamannya, Minggu (9/9).

Sekretaris DPC Partai Garuda Kabupaten Dompu Kisman Pangeran. Foto: Ady

Dirinya mengatakan, pada Pileg 2019 pihaknya optimis bisa meraih 1 kursi per dapil. Bahkan untuk dapil 1, 2 dan 4, pihaknya yakin bisa meraih 1 sampai 2 kursi.

“Untuk target, Partai Garuda menargetkan 1 kursi di setiap dapilnya, artinya target untuk Dompu ada 3 sampai 5 kursi. Namun dari perkiraan kita ada dapil yang berpotensi untuk 3 kursi,” ungkap Pria yang pernah maju sebagai kandidat Cawabup Dompu itu.

Menurut Kisman, sejumlah langkah telah dilakukan partainya untuk mencapai target tersebut diantaranya merekrut bakal caleg (Bacaleg) yang mempunyai kekuatan massa. Selain itu, saat mulai Partai Garuda berdiri, pihaknya telah mulai sosialisasi ke masyarakat sebagai partai pemenang.

Partai yang dikabarkan merupakan besutan putri mantan Presiden Soeharto tersebut, yakni Siti Hardianti Rukmana atau Mbak tutut, saat ini hanya fokus pada agenda Pileg 2019. Menghindar dari agenda politik lainnya kendati tengah mendapat perhatian luas oleh publik. Misalnya, Pilpres, Partai Garuda tidak ikut dalam kegiatan dukung-mendukung pasangan calon.

“Fokus partai kami hanya ke Pileg 2019. Tanpa, embel – embel lain,” katanya.

Dalam taktik memenangkan suara rakyat di Pileg, politisi muda ini menyatakan partainya sepenuhnya akan mengusung orang-orang baru. Bukan sosok atau tokoh yang sudah dikenal. Akan ada taktik atau cara tersendiri yang akan diterapkan agar mereka dipilih publik.

“Kami hadir dengan wajah baru, semangat baru dan orang baru pula,” tambahnya.

Untuk diketahui, Kabupaten Dompu terdiri dari 4 dapil dan dilakoasikan 30 kursi yang akan diperebutkan untuk para bakal calon anggota legislatif.

*Kahaba 09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *