Kota Bima, Kahaba.- Jumlah jamaah haji asal Kota Bima pada tahun 2026 yang siap diberangkatkan ke tanah suci tercatat sebanyak 228 orang. Meski demikian, masih terdapat potensi penambahan jumlah.
Kepala Bagian Kesra Setda Kota Bima Sirajudin menjelaskan, hingga saat ini seluruh rangkaian persiapan keberangkatan jamaah haji berjalan lancar tanpa kendala berarti, khususnya dari aspek kesehatan.
“Sejauh ini kondisi kesehatan jamaah aman, belum ada laporan kendala serius,” ungkapnya, Senin 9 Februari 2026.
Sebagai bagian dari persiapan sambungnya, Pemerintah Kota Bima telah melaksanakan manasik haji perdana yang secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Bima, dan dihadiri seluruh calon jamaah haji. Pelaksanaan manasik dibagi dalam dua kloter.
“Kloter 11 masuk dalam gelombang pertama, sementara Kloter 13 tergabung dalam gelombang kedua,” jelas Sirajudin.
Ia menambahkan, dari total 228 jamaah haji tersebut, sekitar 40 persen merupakan jamaah lanjut usia (lansia). Kondisi ini menjadi perhatian khusus pemerintah daerah dalam memastikan kesiapan fisik dan pelayanan kesehatan selama proses ibadah haji berlangsung.
“Komposisi jamaah lansia cukup tinggi, sehingga pendampingan dan kesiapan kesehatan menjadi fokus utama,” pungkasnya.
*Kahaba-01













