Kabar Kota Bima

78 Mahasiswa Akbid Surya Mandiri Bima Ikut Praktek Anatomi di Universitas Udayana Denpasar

1614
×

78 Mahasiswa Akbid Surya Mandiri Bima Ikut Praktek Anatomi di Universitas Udayana Denpasar

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Guna memberikan pencapaian pembelajaran secara optimal pada mahasiswi semester II, sebanyak 78 mahasiswi Akademi Kebidanan (Akbid) Surya Mandiri Bima mengikuti program pendidikan kesehatan untuk mata kuliah praktik anatomi sebanyak 2 Satuan Kredit Semester (SKS) pada semester II.

78 Mahasiswa Akbid Surya Mandiri Bima Ikut Praktek Anatomi di Universitas Udayana Denpasar - Kabar Harian Bima
Hapus term: Akbid Surya Mandiri Bima Program Kuliah Akbid Surya Mandiri Bima Program Kuliah. Foto: Ist

Wakil Direktur Bidang Akademik Akbid Surya Mandiri Bima Dian Mariza menyampaikan, puluhan mahasiswi tersebut secara resmi dilepas pembina Yayasan Surya Mandiri Bima Hj Emiyati dan Direktur Akbid SMB Nurul Qamarya, di halaman kampus setempat yang juga dihadiri seluruh mahasiswa bersama orangtua/wali nya masing-masing.

Nurul Qamarya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh orangtua/wali murid karena telah mempercayakan anaknya menempuh pendidikan di Akbid SMB, dan memohon iringan doa untuk seluruh mahasiswi serta dosen pendamping selama kegiatan berlangsung di Bali.

Kegiatan program belajar praktik anatomi di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Denpasar dilakukan mulai tanggal 3 hingga 15 Juni.

“Praktikum anatomi memberikan pengenalan pada mahasiswi untuk mengidentifikasi bentuk manusia secara terperinci, agar dapat memahami susunan tubuh secara keseluruhan sebagai satu kesatuan fungsional,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan pengembangan dari ilmu pengetahuan yang didapatkan saat mengikuti perkuliahan di kampus setempat, kemudian dilanjutkan dengan praktikum untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung dengan mempelajari organ-organ tubuh manusia.

“Melalui praktikum ini mahasiswa diharapkan dapat memahami tentang tata letak organ-organ tubuh manusia, yang mencakupi tampilan dan posisi berbagai bagian tubuh, bahan penyusunnya, lokasinya, dan hubungannya dengan bagian-bagian lain,” jelasnya.

Dian Mariza menambahkan, pelajaran anatomi sangatlah penting untuk dipahami dan dikuasai oleh para tenaga medis, karena akan mendukung pemahaman para tenaga medis mengenai proses perjalanan penyakit, mekanisme munculnya tanda dan gejala pada berbagai penyakit, kemudian menentukan diagnosis sehingga dapat memberikan terapi serta edukasi bagi pasien dan juga masyarakat.

*Kahaba-04