Kabar Kota Bima

Dosen Akbid Surya Mandiri Bima Laksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Posyandu di Jatibaru

0
×

Dosen Akbid Surya Mandiri Bima Laksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Posyandu di Jatibaru

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Tim dosen dari Akademi Kebidanan (Akbid) Surya Mandiri Bima melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang terintegrasi dengan layanan Posyandu, dengan fokus pada upaya promotif dan preventif guna meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

Dosen Akademi Kebidanan Surya Mandiri Bima Zahratul Hayati bersama Susanti dan Erni Faturahmah saat melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Posyandu di Kelurahan Jatibaru. Foto: Ist

Kegiatan yang difasilitasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ini, dilaksanakan bertepatan dengan agenda Posyandu di Lingkungan Spaga, Kelurahan Jatibaru, Kecamatan Asakota, Sabtu 10 Januari 2026. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 25 peserta yang terdiri dari ibu hamil, ibu balita, serta kader kesehatan setempat.

Ketua Tim PkM Zahratul Hayati menjelaskan, tema utama kegiatan adalah “Penguatan Edukasi Awal dan Pemetaan Wilayah dengan Tingkat Perokok Tinggi dalam Mendukung Kesehatan Ibu dan Anak di Kota Bima”.

Menurutnya, kegiatan ini menitikberatkan pada peningkatan literasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait dampak paparan asap rokok di lingkungan rumah tangga terhadap ibu hamil, ibu menyusui, dan anak.

“Selain penyampaian materi edukatif, kami juga melakukan pemetaan awal wilayah dengan tingkat perokok yang tinggi. Hal ini menjadi langkah strategis dalam penyusunan rekomendasi intervensi kesehatan berbasis bukti dan kebutuhan lokal,” jelas Zahratul.

Ia memaparkan, seluruh rangkaian kegiatan pengabdian didampingi oleh Bidan Nur Fitasari, sehingga materi dan praktik yang diberikan selaras dengan pelayanan kesehatan di lapangan.

Kehadiran tenaga kesehatan setempat dinilai mampu memperkuat sinergi antara institusi pendidikan, layanan kesehatan, dan masyarakat.

“Alhamdulillah, antusiasme warga sangat tinggi. Peserta aktif mengikuti sesi edukasi, diskusi, hingga praktik baby massage dengan penuh perhatian. Integrasi kegiatan pengabdian dosen dengan Posyandu terbukti efektif karena memudahkan akses masyarakat dan meningkatkan partisipasi ibu serta keluarga,” tuturnya.

Melalui kegiatan PkM ini, Zahratul berharap timnya dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat peran keluarga terhadap kesehatan ibu dan anak, mendorong terciptanya lingkungan rumah tangga yang lebih sehat dan bebas asap rokok, serta meningkatkan kapasitas ibu dalam mendukung tumbuh kembang optimal balita.

“Kegiatan ini juga merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengembangan keilmuan yang aplikatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat lokal,” pungkasnya.

Selain itu, pada tema kedua bertajuk “Pelatihan Baby Massage dalam Optimalisasi Tumbuh Kembang Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Jatibaru”, kegiatan dipimpin langsung oleh Susanti bersama anggota tim Erni Faturahmah.

Pelatihan ini difokuskan pada peningkatan keterampilan ibu dalam melakukan pijat bayi secara benar dan aman, sebagai salah satu bentuk stimulasi dini yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan motorik, serta penguatan ikatan emosional antara ibu dan anak.

“Pelatihan dilaksanakan secara aplikatif melalui demonstrasi dan praktik langsung yang dipandu oleh tim dosen,” tambahnya.

*Kahaba-04