Kota Bima, Kahaba.- Jajaran Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bima melaksanakan kegiatan verifikasi dan validasi (verval) data kemiskinan ekstrem yang masuk dalam desil 1, pada seluruh kelurahan di Kota Bima Rabu 23 September 2026.
Target Verval Desil 1 yang akan disisir untuk sasaran pemetaan kemiskinan ekstrim sebanyak 2.822 KK atau 9.380 jiwa yang tersebar di 41 kelurahan yang belum menerima Bansos. Tujuannya untuk mengetahui angka kemiskinan ektrim 0,27 persen dari kemiskinan absolut, yang telah ditetapkan oleh Bappenas untuk 2026.
Plt Kepala Dinsos Kota Bima Rusdhan AR menyampaikan, kegiatan terjun lapangan secara langsung ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah memperbaiki kualitas data kemiskinan agar lebih akuntabel, akurat dan by name by adress (BNBA).
Guna maksimalnya pelaksanaan program verval kata Rusdhan, pihaknya melibatkan tenaga ASN, PSM dan petugas lainnya dengan tujuan agar memastikan bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat ke depan, benar-benar tepat sasaran, khususnya bagi warga yang masuk kategori miskin ekstrem.
“Kami mengunjungi langsung ke rumah warga sesuai data yang dimiliki, kemudian dilakukan pencocokan data secara detail, mulai dari identitas penerima, kondisi tempat tinggal, hingga keadaan sosial ekonomi di lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Rusdhan mengungkapkan, pemantauan langsung ini sangat penting untuk memastikan kesesuaian data administrasi dengan kondisi nyata masyarakat. Dia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meminimalisir kesalahan data.
“Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan apakah data yang tercatat sudah sesuai, baik dari segi nama maupun kondisi sebenarnya. Hal ini penting agar tidak terjadi salah sasaran dalam penyaluran bantuan,” katanya.
Rusdah menambahkan, pemetaan warga miskin ektrim ini sebagai upaya juga untuk intervensi program tahun 2027. Baik itu dari pusat maupun dari daerah, dalam rangka untuk menurunkan angka kemiskinan ektrim di kota Bima. Data ini nantinya dapat sebagai acuan yang dapat digunakan oleh semua OPD, untuk intervensi program pemberdayaan masyarakat.
*Kahaba-04













