Kota Bima, Kahaba.- Kabid Kedarurat dan Logistik BPBD Kota Bima Masrin menepis adanya tudingan pemerintah sengaja menahan bantuan banjir yang masih tersisa di Aula Kantor Walikota Bima. Menurut dia, bantuan itu tetap disalurkan tapi dengan selektif.
“Bukan ditahan, tapi pemerintah hanya mengaturnya saja, agar benar – benar tepat sasaran,” tegasnya kepada Kahaba, Rabu (25/1).
Masrin menjelaskan, tanggap darurat banjir yang melanda Kota Bima sudah selesai pada tanggal 19 Januari lalu. Artinya, ada perbedaan penyaluran bantuan saat tanggap darurat dengan waktu sekarang masa pemulihan.
“Kalau saat tanggap darurat, bantuan terus disalurkan untuk pemenuhan kebutuhan dasar. Sekarang waktunya pemulihan sarana dan prasarana, lebih pada fisik kegiatan dilapangan. Jadi bantuan yang tersisa akan disalurkan secara selektif,” jelasnya.
Diakui Masrin, bantuan banjir yang masih tersisa di Aula Pemkot Bima tidak seberapa jika dibandingkan dengan jumlah terdampak banjir. Makanya, penyaluran akan benar – benar dilihat dari sisi kebutuhan warga. Karena jika dibagi semua, tidak cukup.
“Jadi penyaluran bantuan ini kepada yang memang berhak mendapatkannya,” katan Masrin.
*Kahaba-01