Kabar Kota Bima

Advokasi Program Panen Air Hujan, FPRB Kunjungi BUMN dan Swasta

508
×

Advokasi Program Panen Air Hujan, FPRB Kunjungi BUMN dan Swasta

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Mbojo Matenggo Kota Bima terus mengadvokasi suksesnya program panen air hujan, dengan mendatangi BUMN dan perusahaan swasta, Kamis dan Jumat pekan kemarin.

Advokasi Program Panen Air Hujan, FPRB Kunjungi BUMN dan Swasta - Kabar Harian Bima
Jajaran FPRB Mbojo Matenggo Kota Bima saat menyambangi BUMN untuk menyampaikan Program Panen Air Hujan. Foto: Ist

Ketua Harian FPRB Mbojo Matenggo Kota Bima Anwar Arman mengatakan,
hari ini sudah mengunjungi PLN Bima, Pertamina, Pelindo, Bank BNI dan Bank NTB serta PT Gudang Garam. Tujuannya untuk melakukan advokasi terkait program Panen Air Hujan.

“Ini sebagai upaya untuk mengurangi krisis air bersih dan penanggulangan bencana,” katanya.

Ia menjelaskan, kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan kerjasama FPRB dengan BUMN dan pihak swasta yang diharapkan dapat terus berjalan.

Pasalnya, peogram Panen Air Hujan merupakan program yang penting bagi Kota Bima, karena di wilayah tersebut terdapat masalah kekurangan air bersih yang sering terjadi saat musim kemarau dan bahkan musim hujan.

“Maka dengan adanya program ini, diharapkan dapat membantu mencegah terjadinya bencana akibat kekurangan air dan juga dapat membantu masyarakat dalam mengatur penggunaan air secara bijak,” terang mantan anggota DPRD Kota Bima 2 periode tersebut.

Advokasi Program Panen Air Hujan, FPRB Kunjungi BUMN dan Swasta - Kabar Harian Bima
Foto bersama jajaran FPRB Mbojo Matenggo Kota Bima dengan Pimpinan Pelindo. Foto: Ist

Anwar mengakui, saat mengunjungi BUMN dan pihak swasta tersebut, FPRB mendapat sambutan yang sangat baik. Mereka sangat merespon terhadap program Panen Air Hujan yang disampaikan oleh FPRB dan bersedia menjadi model di kantor-kantor mereka dalam menerapkan program tersebut.

“Seperti yang akan dilakukan Pelindo,  menyesuaikan program Panen Air Hujan ini dengan CRS sesuai dengan program yang sudah ada di perusahaan tersebut,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris FPRB Mbojo Matenggo Kota Bima Taufikurrahman menambahkan, BUMN dan pihak swasta juga sejak lama merasakan kekurangan air bersih di Kota Bima. Mereka pun menyambut baik dijalankannya program dimaksud.

“Bahkan mereka juga bersedia untuk mengikuti rancangan peraturan Wali Kota tentang Panen Air Hujan dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan, demi kemajuan daerah,” jelasnya.

Tentu saja, kata Opick – sapaan akrabnya – Forum Penanggulangan Risiko Bencana Kota Bima sangat senang dengan semangat yang ditunjukkan oleh BUMN dan pihak swasta, sebagai bentuk support dan perhatian dalam menyukseskan program Pemerintah Kota Bima terkait dengan kebutuhan air bersih dan penanggulangan bencana.

*Kahaba-01