Tak Pernah Diperhatikan, Pemuda Tanam Pohon Pisang di Tengah Lapangan Cenggu

Kabupaten Bima, Kahaba.- Perhimpunan Pemuda dan Mahasiswa Cenggu (PPMC) menanam pohon pisang di Lapangan Cenggu, kemarin sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah yang tidak ingin memperdayakan lapangan umum tersebut.

Perhimpunan Pemuda dan Mahasiswa Cenggu saat menanam pisang di lapangan Cenggu. Foto: Ist

Ketua PPMC Ryan Momo mengatakan, Lapangan Hijau Desa Cenggu merupakan lapangan sentral Kecamatan Belo. Seharusnya lapangan tersebut diperhatikan dan diberdayakan. Misalnya membangun taman di pinggir lapangan, sarana olahraga yang memadai dan hal lain yang menarik minat warga.

“Pemerintah harusnya lebih peka terhadap kondisi tersebut, bukan menutup mata seolah-olah tidak mau tahu dan tidak diperhatikan,” sorotnya.

Ia mengungkapkan, kondisi lapangan sekarang tidak layak untuk digunakan dalam segala hal kegiatan kepemudaan dan kegiatan sosial umum lainnya. Karena tidak pernah diperhatikan, masyarakat menjadikan lapangan sebagai lahan untuk melepas berbagai ternak, seperti kerbau, sapi dan kambing. Bahkan ingin dijadikan kebun pisang oleh pemuda setempat.

Jika dalam waktu dekat pemerintah tidak mau mengurus lapangan itu, maka PPMC akan membangun kolam ikan lele dan menaman segala jenis pohon. Agar lapangan tersebut lebih berfungsi.

“Kalau tidak mau di urus dengan baik, kami akan jadikan lapangan ini sebagai hutan saja,” tegasnya

Ryan juga meminta pada Bupati Bima Hj Indah Damayanti Putri untuk tidak memberikan harapan hampa pada warga. Karena warga butuh kepastian dan realisasi segala kebutuhan untuk kepentingan umum.

*Kahaba-05

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *