Kabupaten Bima

Cegah Anemia, Dosen Akbid Surya Mandiri Bima Ajarkan Ibu Hamil Bikin Perkedel Tahu, Bayam dan Kangkung

5
×

Cegah Anemia, Dosen Akbid Surya Mandiri Bima Ajarkan Ibu Hamil Bikin Perkedel Tahu, Bayam dan Kangkung

Sebarkan artikel ini

Kabupaten Bima, Kahaba.- Tiga dosen Akademi Kebidanan (Akbid) Surya Mandiri Bima menggelar pelatihan dan pendampingan pembuatan Perkedel Tahu Bayam Kangkung (TBK) di Kantor Desa Bre, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Selasa 18 Agustus 2026. Kegiatan tersebut sebagai upaya mencegah anemia pada ibu hamil, melalui pemanfaatan pangan lokal.

Dosen Akbid Surya Mandiri Bima saat melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Bre Kecamatan Palibelo. Foto: Ist

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tersebut melibatkan dosen bidan Mariza Rizkiah Anwar, apoteker Neti Sulami dan bidan Nurul Qamarya, bersama mahasiswa Puput Artika Juni dan Dewi Novitasari. Program ini mendapat pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun 2026.

Dosen Akbid Surya Mandiri Bima Mariza Rizkiah Anwar mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis kepada ibu hamil dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan bergizi.

“Tujuannya agar ibu hamil dapat membuat sendiri olahan makanan dengan memanfaatkan hasil kebun atau pangan lokal. Olahan ini diharapkan dapat menjadi salah satu sumber zat besi untuk membantu mencegah anemia selama kehamilan,” ujarnya.

Menurutnya, Desa Bre dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu desa mitra pengabdian Akbid Surya Mandiri Bima, sekaligus memiliki potensi pangan lokal berupa bayam dan kangkung.

Kedua jenis sayuran tersebut dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi dan mengandung zat besi, yang dibutuhkan dalam mendukung pembentukan hemoglobin.

Mariza menjelaskan, anemia merupakan salah satu masalah yang kerap dialami ibu hamil dan dapat berdampak terhadap kesehatan ibu maupun janin. Kondisi tersebut perlu dicegah melalui pemenuhan kebutuhan gizi, termasuk zat besi, serta pemeriksaan dan penanganan sesuai anjuran tenaga kesehatan.

“Melalui pelatihan dan pendampingan ini, kami berharap ibu-ibu hamil dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat mendukung kesehatan ibu dan janin,” katanya.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Bre. Kepala Desa Bre H Ruslan HM Ali bersama Bidan Desa Fatunnur turut hadir dalam rangkaian kegiatan.

Fatunnur menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat, terutama karena mengajarkan pemanfaatan bahan pangan yang mudah diperoleh masyarakat.

“Kegiatan positif seperti ini sangat dibutuhkan, khususnya bagi ibu-ibu hamil. Pemanfaatan pangan lokal untuk mendukung kesehatan menjadi salah satu upaya yang baik dalam pencegahan anemia,” ujarnya.

*Kahaba-04