Kota Bima, Kahaba.- Pimpinan dan anggota DPRD Kota Bima melanjutkan agenda silaturahmi kelembagaan dengan mengunjungi Kantor Kodim 1608/Bima, Kamis, 2 April 2026. Kunjungan tersebut dilakukan setelah sebelumnya para wakil rakyat menyambangi Mako Polres Bima Kota dan Kantor Kejaksaan Negeri Bima.
Kedatangan rombongan DPRD Kota Bima disambut langsung oleh Dandim 1608/Bima, Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan, bersama jajaran.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih menyampaikan gambaran singkat mengenai Kota Bima, serta komposisi lembaga legislatif yang saat ini beranggotakan 25 orang dan terbagi dalam tiga komisi.
Ia menjelaskan, Kota Bima saat ini terdiri dari 5 kecamatan dan 41 kelurahan, sehingga membutuhkan dukungan dan kerja sama dari seluruh unsur, termasuk TNI, untuk menjaga stabilitas daerah dan mendorong percepatan pembangunan.
Menurut Syamsurih, kunjungan tersebut menjadi momen penting karena merupakan silaturahmi perdana DPRD Kota Bima ke Kodim 1608/Bima sejak lembaga tersebut terbentuk.
“Silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kebersamaan antara DPRD Kota Bima dengan jajaran TNI, khususnya Kodim 1608/Bima,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Syamsurih juga menyampaikan apresiasi kepada Dandim 1608/Bima atas kontribusi nyata TNI dalam membantu masyarakat, khususnya dalam pembangunan infrastruktur jembatan gantung di dua kelurahan di Kota Bima.
Ia menilai, keterlibatan TNI dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat merupakan bentuk perhatian yang sangat berarti bagi daerah.
“Kami melihat ada perhatian besar dari Dandim dan jajaran terhadap kebutuhan masyarakat. Bantuan pembangunan jembatan gantung di dua kelurahan tentu menjadi hal yang sangat luar biasa dan patut diapresiasi,” katanya.
Sementara itu, Dandim 1608/Bima Letkol Arh. Samuel Asdianto Limbongan menyampaikan terima kasih atas kunjungan silaturahmi para pimpinan dan anggota DPRD Kota Bima.
Ia menegaskan, TNI selalu membuka ruang komunikasi dan siap membangun sinergi dengan seluruh elemen daerah, termasuk lembaga legislatif, demi kepentingan masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan ini. Bagi kami, silaturahmi seperti ini sangat penting untuk memperkuat kebersamaan dan membangun komunikasi yang baik antar lembaga,” ujarnya.
Dandim menegaskan, TNI memiliki komitmen untuk hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Menurutnya, prajurit TNI harus lebih banyak bekerja nyata di lapangan ketimbang sekadar berbicara.
“Prinsip TNI adalah lebih banyak melihat, mendengar, dan bekerja daripada berbicara. Kami ingin benar-benar hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia pun berharap, kunjungan tersebut menjadi awal yang baik untuk mempererat hubungan kelembagaan dan memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kota Bima.
*Kahaba-01













