Kabar Kota Bima

DPRD Kota Bima Terima Curahan Hati IBI, Mulai dari SDM hingga Fasilitas Organisasi

33
×

DPRD Kota Bima Terima Curahan Hati IBI, Mulai dari SDM hingga Fasilitas Organisasi

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- DPRD Kota Bima menerima audiensi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Bima, Rabu 24 Juni 2026. Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis terkait penguatan profesi kebidanan, peningkatan kualitas sumber daya tenaga kesehatan, sistem rujukan pasien, hingga kebutuhan fasilitas organisasi.

DPRD Kota Bima saat menerima audiensi IBI Kota Bima. Foto: Bin

Audiensi dipimpin Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, didampingi anggota DPRD Aswin Imansyah dan Haerun Yasin, serta dihadiri perwakilan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Dinas Kesehatan dan pengurus IBI Kota Bima.

Ketua IBI Kota Bima Fahroyani menyampaikan, saat ini organisasi yang dipimpinnya memiliki sekitar 390 anggota aktif yang tersebar di berbagai fasilitas kesehatan.

Menurutnya, perubahan regulasi kesehatan nasional menuntut peningkatan kompetensi tenaga bidan melalui pendidikan profesi, pelatihan, workshop, seminar dan pendidikan berkelanjutan.

Selain peningkatan kapasitas SDM, IBI juga menyoroti kendala sistem rujukan pasien, perlindungan bidan saat bertugas di lapangan, serta kebutuhan sekretariat organisasi.

“Saat ini, sekretariat IBI masih menempati rumah pribadi ketua organisasi meskipun lahan pembangunan sekretariat telah tersedia melalui swadaya anggota,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih menyampaikan apresiasi atas dedikasi para bidan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan, khususnya dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Ia menegaskan, DPRD mendukung upaya peningkatan kompetensi tenaga kebidanan sebagai bagian dari investasi pembangunan sumber daya manusia daerah. Berbagai aspirasi yang disampaikan IBI akan dibahas lebih lanjut bersama pemerintah daerah dan instansi terkait.

“Kami akan mempelajari berbagai kemungkinan dukungan yang dapat diberikan, termasuk terkait kebutuhan sekretariat IBI, tentunya sesuai ketentuan dan kemampuan keuangan daerah,” ujarnya.

Senada dengan itu, anggota DPRD Aswin Imansyah dan Haerun Yasin menyampaikan apresiasi atas pengabdian para bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Keduanya menilai bidan memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan program kesehatan pemerintah.

Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bima menjelaskan, bidan merupakan profesi kesehatan terbesar kedua setelah perawat dan memiliki peran vital dalam sistem pelayanan kesehatan daerah.

Meski dihadapkan keterbatasan anggaran, berbagai program peningkatan kompetensi tenaga kesehatan tetap dilaksanakan melalui pelatihan dan workshop secara berkelanjutan.

*Kahaba-01