Kabar Kota Bima

Ini Fokus Kinerja Azhari Menjadi Inspektur Kota Bima

1530
×

Ini Fokus Kinerja Azhari Menjadi Inspektur Kota Bima

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- H Azhari, pejabat senior di Kota Bima kini diamanahkan menjadi Inspektur Kota Bima. Baru 3 hari bekerja di tempat yang baru tersebut, ada beberapa hal yang menjadi catatan dan fokusnya atas kinerja Inspektorat Kota Bima.

Ini Fokus Kinerja Azhari Menjadi Inspektur Kota Bima - Kabar Harian Bima
Inspektur Kota Bima H Azhari. Foto: Bin

Kepada media ini Azhari menyampaikan, yang utama dilakukan selama dirinya menjadi Inspektur yakni, membangun komunikasi dengan media yang perlu lebih dimaksimalkan, kendati terbatas. Sehingga masyarakat merasa percaya terhadap eksistensi institusi ini.

Ini Fokus Kinerja Azhari Menjadi Inspektur Kota Bima - Kabar Harian Bima

“Media menjadi mitra yang sangat strategis,” katanya, Rabu (6/4).

Kemudian sambungnya, koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) sebagaimana amanat MoU antara Pemerintah Daerah Kota Bima, Kepolisian Daerah Bima Kota, dan Kejaksaan Negeri Raba Bima yang mungkin selama ini masih kurang.

“Kita akan perkuat kembali dengan diawali silaturrahmi,” ujarnya.

Selain itu, selama dirinya menjadi Inspektur juga akan menumbuhkan kepercayaan publik. Terhadap ASN yang bermasalah, juga perlu institusi ini mengeluarkan semacam rilis ataupun laporan ke pimpinan dan OPD.

Kemudian jelasnya, jika ingin meningkatkan ASN yang bersih dan akuntabel, maka sangat diperlukan kualitas ASN. Menjadi bendahara, pembantu bendahara, PPK, pejabat pengadaan dan lain-lain, maka perlu ASN yang bersih.

“Nah ini menjadi kewajiban kami memilih dan memilah, ini ASN yang punya LHP buruk. Kemudian disarankan ke pimpinan OPD agar tidak lagi memanfaatkan tenaganya untuk hal-hal yang berkaitan dengan keuangan negara,” paparnya.

Azhari juga mengungkapkan, persentase capaian tindak lanjut atas rekomendasi hasil audit, baik internal maupun eksternal yang merupakan salah satu indikator kinerja Inspektorat, masih rendah.
Oleh karena itu, sangat diharapkan pimpinan OPD berperan dalam relomendasi hasil audit.

“Ini semua kita lakukan untuk menjaga marwah OPD dan Pemerintah Daerah,” tambahnya.

*Kahaba