Kota Bima, Kahaba.- KPK RI telah merilis hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) untuk Kota Bima tahun 2023. Pada tahun tersebut, trendnya kembali menurun dari tahun 2022 dan masih menempatkan Kota Bima berada pada posisi zona merah atau rentan.
Inspektur Kota Bima H Fakhrunrazi saat dikonfirmasi mengakui itu dan trendnya terus menurun sejak tahun 2021.
69,29 pada tahun 2021, angka SPI terus menurun menjadi 67,37 pada tahun 2022, dan kemudian turun lagi menjadi 59,17 pada tahun 2023.
“Posisi Kota Bima masih berada dalam kelompok zona merah atau rentan,” kata Fakhrunrazi, Senin 3 Juni 2024.
Fakhrunrazi menjelaskan bahwa skor SPI dibagi menjadi tiga kelompok. Pertama kelompok Rentan dengan skor 0-72,9. Kemudian kelompok Waspada 73-77,9, dan kelompok Terjaga dengan 78-100.
Sementara untuk responden survei terbagi dalam tiga kelompok besar yaitu, internal pemerintah, eksternal dari penerima layanan publik, dan pihak ketiga dalam pengadaan barang dan jasa.
“Kelompok ketiga mencakup ahli dari berbagai bidang, termasuk pensiunan, auditor, perwakilan Ombudsman, pengusaha, dan jurnalis,” sebutnya
Terhadap trend terus menurunnya hasil survei ini tambahnya, telah disampaikan ke Pj Wali Kota Bima, dan akan dilakukan langkah-langkah terutama fokus pada meningkatkan kesadaran melalui sosialisasi.
*Kahaba-01