Kabar Kota Bima

Kelangkaan LPG 3 Kg, Wali Kota Bima Libatkan RT hingga Babinsa Awasi Distribusi

2
×

Kelangkaan LPG 3 Kg, Wali Kota Bima Libatkan RT hingga Babinsa Awasi Distribusi

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Wali Kota Bima H A Rahman memimpin rapat koordinasi penanganan kelangkaan LPG 3 kilogram di Aula Kantor Pemerintah Kota Bima, Senin 15 Juni 2026.

Wali Kota Bima saat pimpin Rakor kelangkaan gas elpiji. Foto: Ist

Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Bima, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kapolres Bima Kota, Kasdim 1608/Bima, para kepala OPD terkait, camat, lurah, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Saat rapat terungkap bahwa LPG 3 kilogram merupakan barang subsidi yang untuk rumah tangga dan usaha mikro. Namun, kuota LPG subsidi untuk Kota Bima pada tahun 2026 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, sementara kebutuhan masyarakat terus meningkat.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Bima telah berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga dan berhasil memperoleh tambahan pasokan (extra dropping) yang mulai disalurkan pada 15 hingga 16 Juni 2026.

Wali Kota Bima menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga ketersediaan LPG subsidi agar tetap dapat dinikmati masyarakat yang berhak.

“Distribusi LPG subsidi harus diawasi secara ketat hingga tingkat kelurahan agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” tegasnya.

Ia meminta camat, lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, RT dan RW untuk bersama-sama memantau penyaluran LPG di wilayah masing-masing guna mencegah penimbunan maupun permainan harga.

Kepada Kapolres Bima Kota dan Dandim 1608/Bima, Wali Kota juga meminta dukungan penuh dalam pengawasan distribusi LPG bersubsidi serta tindakan tegas terhadap oknum yang melakukan penimbunan atau penyalahgunaan distribusi.

Selain itu, para camat dan lurah diminta aktif memantau kondisi di lapangan dan segera melaporkan jika ditemukan kelangkaan berkepanjangan, harga di atas ketentuan, maupun dugaan penyimpangan distribusi.

Menurut Wali Kota, camat dan lurah harus menjadi mata dan telinga pemerintah dalam mendeteksi persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.

Sementara itu, Bagian Ekonomi Setda Kota Bima dan Dinas Koperindag diminta terus berkoordinasi dengan Pertamina dan Pemerintah Provinsi NTB guna mengupayakan tambahan kuota LPG subsidi bagi Kota Bima.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kota Bima menegaskan komitmennya untuk memastikan distribusi LPG 3 kilogram berjalan lancar, merata, dan tepat sasaran sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

*Kahaba-01