Kabupaten Bima

Pasca Puting Beliung, PLN Tuntaskan Perbaikan Jaringan Listrik

559
×

Pasca Puting Beliung, PLN Tuntaskan Perbaikan Jaringan Listrik

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- PT PLN telah memulihkan 100 persen kondisi kelistrikan di daerah yang terdampak akibat cuaca ekstrem di wilayah Bima, Jumat (9/4) kemarin. Suplai listrik yang telah dialirkan sebanyak 38 ribu lebih pelanggan.

Pasca Puting Beliung, PLN Tuntaskan Perbaikan Jaringan Listrik - Kabar Harian Bima
Perbaikan jaringan listrik oleh petugas PLN. Foto: Ist

Lokasi terakhir yang berhasil diperbaiki PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bima adalah Desa Bajo Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima. Sebanyak 10 tiang listrik dan gardu yang menyuplai di desa tersebut mengalami kerusakan cukup parah, dan kini telah diperbaiki.

Manager PLN UP3 Bima Jimy Indra Baskara menyampaikan, saat upaya pemulihan jaringan ditemukan tiang listrik berada di tengah rawa, sehingga cukup menghambat tim yang bekerja untuk melakukan perbaikan.

“Karena kondisi tanah rawa yang berair, maka mengharuskan tim bekerja ekstra dalam proses penancapan tiang baru,” ujarnya Senin (11/4).

Jimy menjelaskan, akibat angin puting beliung menyebabkan kondisi jaringan di Desa Bajo mengalami kerusakan yang cukup parah. Banyak pohon tumbang dijaringan PLN, sehingga harus dilakukan pembersihan, sebelum penanganan gangguan.

“Tim PLN bekerja terus menerus untuk melakukan perbaikan. Hingga akhirnya, sebanyak 400 pelanggan PLN di Desa Bajo yang sebelumnya padam, kini listrik sudah bisa kembali menyala,” terangnya.

Sebelum itu kata Jimy, diinformasikan bahwa sebanyak 39.106 pelanggan di Pulau Sumbawa terdampak akibat cuaca ekstrim pada Jumat kemarin. Dari jumlah tersebut, sebanyak 38 ribu lebih pelanggan terdampak adalah berlokasi di Bima, dan selebihnya merupakan pelanggan di Sumbawa.

“Kami tetap mengimbau pada seluruh masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati, khususnya ketika melintas di daerah berpotensi bahaya. Segera melaporkan ke PLN apabila mengetahui ada kondisi yang tidak aman, khususnya di area yang dekat dengan jaringan listrik,” imbaunya.