Kabar Kota Bima

Pawai Rimpu Mantika 2026 Pecahkan Rekor, 86 Ribu Peserta Padati Kota Bima

161
×

Pawai Rimpu Mantika 2026 Pecahkan Rekor, 86 Ribu Peserta Padati Kota Bima

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Pawai Rimpu Mantika Kota Bima Tahun 2026 resmi digelar, Sabtu 25 April 2026, dan sukses mencatatkan partisipasi luar biasa. Kegiatan bertema “Preserving Culture and History” ini diikuti sebanyak 86 ribu peserta dari berbagai kalangan.

Ketua Panitia Kegiatan Festival Rimpu Mantika Tahun 2026 Firdaus dan suasana Pawai Rimpu. Foto: Bin

Pawai dimulai sejak pukul 07.00 Wita dengan titik start di Paruga Nae Convention Hall, dan berakhir di halaman Museum ASI Mbojo.

Sepanjang rute, ribuan peserta tampil memukau dengan balutan rimpu dari beragam jenis kain tenun khas Bima, menciptakan lautan budaya yang memikat perhatian masyarakat.

Setibanya di lokasi finis, para peserta disambut langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima. Peserta masuk secara bergantian sambil tetap mempertahankan formasi barisan yang tertib dan rapi.

Ketua Panitia Festival Rimpu Mantika Firdaus mengungkapkan, jumlah peserta tahun ini melampaui target awal sebanyak 85 ribu orang.

“Berdasarkan data panitia yang diperkuat dengan kupon peserta, total yang ikut mencapai 86 ribu orang. Ini di luar ekspektasi kami,” ujarnya.

Peserta pawai berasal dari berbagai unsur, mulai dari instansi pemerintah, swasta, pelajar, komunitas, hingga paguyuban masyarakat.

Tingginya partisipasi ini menjadikan Pawai Rimpu Mantika sebagai salah satu event budaya terbesar di Indonesia.

Firdaus menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga menjadi momen bersejarah bagi Kota Bima dalam mengangkat identitas lokal ke panggung nasional.

Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia juga menyiapkan berbagai doorprize menarik, termasuk hadiah utama lima unit sepeda motor yang diundi di lokasi finis.

Rangkaian Festival Rimpu Mantika 2026 tidak berhenti sampai di situ. Pada Sabtu malam, kegiatan dilanjutkan dengan fashion show dan berbagai atraksi seni budaya yang semakin memeriahkan kegiata, sekaligus memperkuat pesan pelestarian tradisi sebagai bagian dari kebanggaan daerah.

*Kahaba-01