Bima Kita

Sandiaga Uno, Rigen, Lesti dan Revan Ajak Ramaikan Festival Rimpu Mantika

1920
×

Sandiaga Uno, Rigen, Lesti dan Revan Ajak Ramaikan Festival Rimpu Mantika

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, bersama sejumlah artis ternama seperti Rigen Rakelna, Lesti Kejora, dan Revan Narya mengajak ramaikan Festival Rimpu Mantika yang akan digelar mulai tanggal 25 hingga 27 April 2024, di Kota Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Sandiaga Uno, Rigen, Lesti dan Revan Ajak Ramaikan Festival Rimpu Mantika - Kabar Harian Bima
Sandiaga Uno, Rigen, Lesti dan Revan mengunggah video ajak Ramaikan Festival Rimpu Mantika. Foto: Ist

Festival yang menjadi salah satu Kharisma Event Tahun 2024 ini disambut antusias oleh masyarakat Bima dan sekitarnya.

Sandiaga Uno, Rigen, Lesti dan Revan Ajak Ramaikan Festival Rimpu Mantika - Kabar Harian Bima

Sandiaga Uno, dalam pernyataannya, menyampaikan harapannya bahwa Festival Rimpu Mantika akan menjadi panggung bagi promosi industri Parekraf (Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Fashion) yang semakin kreatif dan inovatif.

“Festival ini bukan hanya sekadar perayaan budaya, tetapi juga momentum untuk menggiatkan industri kreatif kita. Rimpu, sebagai pakaian tradisional masyarakat Bima, telah berhasil meraih perhatian dunia internasional melalui tenun tradisionalnya,” ujar Sandiaga.

Menurut dia, Tenun Rimpu tidak hanya sekadar kain, tetapi juga simbol kekayaan budaya dan kreativitas yang dimiliki oleh masyarakat Bima.

Dengan adanya Festival Rimpu Mantika, diharapkan industri kreatif, terutama di sektor tenun tradisional, semakin berkembang pesat.

“Hal ini diharapkan mampu membuka peluang lapangan kerja yang luas dan pada akhirnya meningkatkan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat setempat,” katanya.

Tidak hanya menghadirkan parade busana tradisional dan pameran tenun, Festival Rimpu Mantika juga akan menjadi tempat bagi para seniman dan pelaku industri kreatif untuk berkolaborasi dan bertukar ide.

Berbagai workshop dan seminar juga akan diselenggarakan selama festival berlangsung, guna mendukung peningkatan keterampilan dan pengetahuan dalam industri kreatif.

Diharapkan dengan adanya festival ini, budaya Rimpu dan kekayaan tradisional Bima akan semakin dikenal luas, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di mancanegara.

“Acara ini diharapkan menjadi salah satu magnet wisata dan menjadi pembuka jalan bagi lebih banyak festival budaya di daerah-daerah lainnya di Indonesia,” tambahnya.

*Kahaba-01