Kabar Kota BimaOlah Raga

Pokdarwis Sesalkan Pordasi Kota Bima Gelar Event Pacuan Kuda di Arena Panda

1095
×

Pokdarwis Sesalkan Pordasi Kota Bima Gelar Event Pacuan Kuda di Arena Panda

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Sambinae M Husni menyesalkan sikap Pordasi Kota Bima, yang menetapkan kalender event pacuan kuda dilaksanakan di Arena Pacuan Kuda Panda Kabupaten Bima. Padahal, selama ini event bisa dilaksanakan di Arena Sambinae dan berdampak langsung untuk warga Kota Bima.

Pokdarwis Sesalkan Pordasi Kota Bima Gelar Event Pacuan Kuda di Arena Panda - Kabar Harian Bima
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kelurahan Sambinae M Husni. Foto: Deno

“Kami sayangkan rencana Pordasi Kota Bima menggelar event pacuan kuda tradisional di Arena Pacuan Panda, karena sangat mencederai hati pengemar dan pecinta kuda di wilayah Kota Bima. Terutama warga Kelurahan Sambinae yang selama ini telah menyatu dengan agenda Pacuan Kuda tradisional tersebut,” ujarnya, Rabu (21/9).

Pokdarwis Sesalkan Pordasi Kota Bima Gelar Event Pacuan Kuda di Arena Panda - Kabar Harian Bima

Menurut dia, Pordasi Kota Bima menggelar event tersebut menggunakan APBD yang seharusnya bisa dinikmati dan memiliki nilai ekonomi untuk warga kota. Tapi jika dialihkan ke Arena Panda, justru hanya dinikmati oleh warga Kabupaten Bima.

“Kita tahu bersama ketika Pacuan Kuda diadakan di Sambinae akan berpengaruh langsung terhadap kemajuan ekonomi warga sekitar,” katanya.

Husni menyebutkan, seperti perputaran ekonomi mulai dari penyewaan lahan untuk stay kuda selama event berlangsung, area parkir, belum lagi ditambah warga yang berkesempatan mengais rejeki dengan membuka lapak-lapak di sekitar arena Pacuan Kuda.

“Luar biasa ruginya warga Kota Bima, terutama warga Sambinae ketika event tersebut harus dialihkan di arena Panda,” sesalnya.

Jika benar even lt itu akan digelar di Panda sambungnya, maka ini menunjukan bahwa Pordasi hanya berfikir sepihak tanpa memikirkan bahwa APBD Kota yang digunakan oleh Pordasi juga harus memiliki nilai manfaat untuk perputaran ekonomi bagi warga Kota.

Hal lain yang juga menyedihkan tambah Husni, adalah rencana Pordasi Kota tersebut mencederai eksistensi Pordasi Kota Bima itu sendiri, karena sama halnya mengonfirmasi ketidakmampuan menjaga dan mempertahankan eksistensi Pordasi itu sendiri, maupun memperlihatkan Arena Pacuan Sambinae yang menjadi kebanggan warga Kota Bima.

*Kahaba-05