Kabupaten Bima

Rombak Struktur OPD, Bupati Bima: Stop Seremonial, Kerja Nyata!

426
×

Rombak Struktur OPD, Bupati Bima: Stop Seremonial, Kerja Nyata!

Sebarkan artikel ini

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pemerintah Kabupaten Bima resmi melakukan pelantikan perdana terhadap 30 pejabat struktural Eselon II dan Eselon III, Rabu 7 Januari 2026. Prosesi pengambilan sumpah jabatan dan pengukuhan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima, sekaligus menandai dimulainya penyegaran organisasi perangkat daerah di awal tahun 2026.

Bupati Bima Ady Mahyudi saat mutasi sejumlah pejabat. Foto: Ist

Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Bima Nomor 821.2/33/07.2 Tahun 2026 untuk 17 pejabat Eselon II, serta Surat Keputusan Nomor 821.2/34/07.2 Tahun 2026 untuk 13 pejabat Eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima.

Dalam arahannya, Bupati Bima Ady Mahyudi menegaskan bahwa para pejabat yang baru dilantik harus segera bekerja dan fokus pada program prioritas daerah.

Dirinya secara tegas meminta agar kegiatan yang bersifat seremonial dan tidak berdampak langsung kepada masyarakat dihentikan.

“Fokus pada program yang benar-benar dirasakan masyarakat. Tinggalkan kegiatan seremonial yang tidak memberi dampak nyata dan tidak sejalan dengan visi pembangunan daerah,” tegas Bupati.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya disiplin anggaran dan kinerja. Setiap program, kata dia, harus terukur, tepat sasaran, serta dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun manfaatnya di lapangan.

Para kepala OPD juga diminta untuk mempercepat pelaksanaan program strategis, dengan memastikan tidak ada keterlambatan akibat kelalaian administrasi maupun lemahnya koordinasi antarperangkat daerah.

“Tidak boleh ada program yang tersendat karena alasan teknis. Semua harus bergerak cepat dan tepat,” ujarnya.

Bupati Bima turut menyoroti kualitas pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara cepat, mudah, ramah, dan berkeadilan, khususnya bagi masyarakat kecil serta wilayah terpencil.

Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh pejabat untuk membangun kerja lintas OPD, menghilangkan ego sektoral, dan memperkuat sinergi. Menurutnya, tantangan pembangunan tidak bisa diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan kerja kolektif.

*Kahaba-01