Kota Bima, Kahaba.- Jajaran SMKN 1 Kota Bima bersama Central Muslim Group memberikan santunan untuk keluarga korban almarhum Asrul dan korba luka Ipung. Bantuan tersebut merupakan bentuk rasa kepedulian kepada kedua keluarga korban, pasca insiden kasus penikaman yang terjadi pada Jumat (17/2) lalu.
“Meskipun kejadian diluar wilayah sekolah, tapi ini tetap menjadi tanggung jawab kami. Karena kedua siswa yang menjadi korban penikaman, menempuh dunia pendidikan di sekolah ini,” ujar Kepala SMKN 1 Kota Bima, H. Muhtar, Senin (20/2).
Dari insiden tersebut, menurutnya meninggalkan duka cita yang dalam bagi sekolah, dan juga keluarga korban. Apalagi menurut keterangan siswa dan jajaran guru setempat, almarhum terkenal santun dan baik. Kemudian dari keterangan keluarga korban, Asrul yang sudah ditinggal pergi ayahnya saat berusia lima tahun itu rajin membantu ibunya berjualan sejak kecil.
“Ini duka cita bagi dunia pendidikan di Kota Bima, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” harapnya.
Sementara itu Manager Central Muslim Group Hadi Santoso menjelaskan, bantuan dana tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada kedua keluarga korban.
“Semoga bisa bermaanfaat untuk kelurga yang ditinggalkan,” tambahnya.
*Kahaba-04