Kabar Kota Bima

STIKES Yahya Bima Gelar Uji Publik Tim Pansel PPKS

820
×

STIKES Yahya Bima Gelar Uji Publik Tim Pansel PPKS

Sebarkan artikel ini

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Yahya Bima menggelar uji publik calon tim Panitia Seleksi (Pansel) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Acara yang dipusatkan di aula kampus setempat, Senin 27 Mei 2024 dihadiri tim penjaringan internal dan eksternal.

STIKES Yahya Bima Gelar Uji Publik Tim Pansel PPKS - Kabar Harian Bima
STIKES Yahya Bima saat kegiatan Uji publik calon anggota Pansel PPKS. Foto: Ist

Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan STIKES Yahya Bima Zulkarnain menyampaikan, pada pelaksanaan ujian ini pihaknya menerima 14 peserta yang mengikuti tahapan seleksi, terdiri dari dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan (Tendik).

STIKES Yahya Bima Gelar Uji Publik Tim Pansel PPKS - Kabar Harian Bima

“Para peserta yang mengikuti uji publik ini, akan dites tentang pengetahuan dan kemampuan seputar penanganan kekerasan seksual di dunia kampus,” ujarnya.

Zulkarnain menjelaskan, setelah terbentuk maka selanjutnya Tim Pansel yang terpilih akan kembali bekerja melakukan tahapan seleksi bagi calon Satuan Tugas (Satgas) PPKS.

Secara mekanisme nanti tim ini akan menyusun dan merencanakan program kerja, dalam penanganan kekerasan seksual di perguruan tinggi.

Meskipun diketahui melalui beberapa media masih adanya kekerasan seksual maupun psikologis lingkup perguruan tinggi, seperti pada saat seleksi atau Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Maka sebagai upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan, dipandang perlu dan sangat penting untuk dibentuk Satgas PPKS.

“Dibentuknya Satgas PPKS merupakan bagian dari tindak lanjut Surat Edaran (SE) Permendikbud Ristek Nomor 30, tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual pada lingkungan perguruan tinggi,” imbuhnya.

Zulkarnain menambahkan, secara garis besar tim Satgas PPKS akan menjalankan tugas penting dalam membantu lembaga perguruan tinggi, yaitu menyusun pedoman pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di perguruan tinggi. Kemudian mesosialisasikan dan memberikan edukasi tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual pada lingkup kampus.

“Semoga dengan terbentuknya Satgas PPKS ke depan, kampus kami bisa Zero tindak kekerasan,” harapnya.

*Kahaba-04