Suasana Haru Mengiringi Pemakaman Korban ‘Pistol Maut’

Kota Bima, Kahaba.- Siti Safriani Umul Kalsum (25), korban tembakan pistol rakitan, dimakamkan di kompleks pemakaman umum Tolo Dara Kelurahan Dara Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima, Sabtu (31/08/13). Prosesi pemakaman berlangsung sekitar pukul 11.00 Wita.

prosesi pemakaman guru honor pondok pesantren yang akrab disapa Anis, Sabtu, 31 Agustus 2013. Foto: AL/N

Prosesi pemakaman guru honor pondok pesantren yang akrab disapa Anis, Sabtu, 31 Agustus 2013. Foto: AL/N

Sebelum dimakamkan, jenazah dishalatkan di mushala Lingkungan Sarata RT 17 RW 06 Kelurahan Paruga, tidak jauh dari rumah duka, sekitar pukul 10.00 Wita. Setelah dishalatkan, jenazah kemudian diiring ke kompleks pemakaman dan tiba sekitar pukul 10.30 Wita.

Selain keluarga dan kerabat, prosesi pemakaman guru honor pondok pesantren yang akrab disapa Anis ini, dihadiri 500 lebih warga. Suasana haru mengiringi almarhumah Anis ke tempat peristirahatan terakhirnya. Prosesi pemakaman berakhir sekitar pukul 11.25 Wita.

Keluarga korban, terutama orangtua dan saudara-saudara almarhum Anis, berusaha tegar atas musibah yang tak terduga ini. Meski agak berat melepas kepergian almarhum, namun mereka ikhlas karena bagian dari takdir bagi perjalanan hidup Anis.

Seperti diberitakan sebelumnya, Anis tewas  tertembak pistol rakitan, Jumat (30/08/13). Korban mengalami luka tembak di dada kiri tembus punggung belakang. Korban meninggal dalam perjalanan ke RSUD Bima.

Belum diketahui pasti motif penembakan yang terjadi beberapa saat menjelang sholat Jumat itu. Informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi ketika korban bersama rekan-rekannya berada dalam kamar kos yang terletak di belakang kampus STKIP Bima. Pelaku penembakan, IM, kabur saat kejadian. Namun, akhirnya tertangkap sekitar lima jam setelah kejadian. Begitupun pemilik pistol rakitan, IC, juga sudah tertangkap.

Kini kasus ‘pistol maut’ tersebut dalam penyelidikan aparat Kepolisian untuk mengungkap motif sebenarnya. [T]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *