Ke Poprov, Pencak Silat Berangkat Tanpa Target

Kota Bima, Bimeks.- Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat Kabupaten Bima merasa pesimis bisa menargetkan juara pada Pekan Olahraga Provinsi NTB 15-22 Juni mendatang.

Ilustrasi

Ilustrasi

Dana yang minim menjadi alasan mereka untuk tidak berharap banyak pada ajang empat tahunan tersebut. “Kami enggan membebankan atlet menarget medali emas. Karena kebutuhan untuk meraih juara, sangat minim,” ujarnya.

Ia mengeluhkan, paska mengikuti Kejurda Pencak Silat di Kabupaten Dompu Desember 2013 lalu, Cabor yang dipimpinnya itu tidak memiliki dana pembinaan yang cukup.

Dampaknya, disamping nutrisi atlet yang tidak sepadan dengan intensitas latihan dalam sehari dua kali, juga sama sekali tidak memiliki alat latihan yang memadai, “Alat latihan saja kami pinjam disejumlah perguruan,“ keluhnya.

Bicara target katanya, saat Kejurda NTB di Dompu anak asuhnya berhasil meraih enam medali perak dan enam medali perunggu. Padahal, tidak memiliki atlet sekaliber atlet Kota dan Kabupaten lain di NTB yang kebanyakan jebolan Pelatda dan Prima NTB.

Meski banyak kendala yang dihadapi, pihaknya selaku pengurus Cabor, tetap berjuang semaksimal mungkin membawa kontingen pencak silat dan meraih hasil maksimal.

Dia berharap pada pemerintah, ikut peduli dan tidak cuek terhadap keberadaan olahraga. “Dana pembinaan atlet segera dicairkan, apalagi rentang waktu Porprov tinggal menghitung hari, “ pintanya.

Kontingen Pencak Silat, tambah Ahmad, pada laga Porprov, menurunkan sebanyak 18 pesilat pada tiga kategori, yakni kategori tanding putera dan puteri, kategori seni paku tunggal putera dan puteri serta kategori seni beregu putera.

*BIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *