Dipanggil Polisi, Kabag AP dan Ajudan Bupati Bima Mangkir

Kabupaten Bima, Kahaba.- Dua kali dipanggil untuk memberikan keterangan soal kasus pengadaan baju BBGRM, Kabag AP Setda Kabupaten Bima selaku ketua PHO Taufik, ST MT dan Husen yang mengaku sebagai Ajudan Bupati Bima, mangkir.

Kasat Reskrim Polres Bima Kota IPTU. Yerry T. Putra. Foto: Teta

Kasat Reskrim Polres Bima Kota IPTU. Yerry T. Putra. Foto: Teta

“Taufik dan Husen sudah dipanggil, namun tidak datang. Hari ini panggilan yang kedua, tapi tidak datang juga,” ujar Kasat Reskrim IPTU. Yerry T. Putra Rabu (17/6).

Kata dia, karena tidak hadir selama dua kali panggilan, pihaknya pun kembali layangkan surat panggilan ketiga. “Kalau tidak datang lagi selama tiga kali, nanti kita akan mengambil langkah hukum lain,” kata.

Menurut dia, dalam kasus BBGRM, sudah 20 orang saksi yang diperiksa. Namun, akan banyak saksi lain yang masih akan diperiksa. “Semua yang berkaitan dengan ini, akan kami panggil untuk dimintai keterangannya,” tambah Yerry.

*Bin/Teta

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *