Dandim 1608 Bima Ingatkan Bahaya Isu SARA

Kota Bima, Kahaba.- Komandan Kodim (Dandim) 1608 Bima, Letkol Czi Yudil Hendro mengingatkan kepada masyarakat Kota Bima agar mewaspadai upaya pihak luar menghembuskan isu Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA).

Dandim 1608 Bima saat menghadiri pertemuan FKUB Kota Bima. Foto: Ady

Dandim 1608 Bima saat menghadiri pertemuan FKUB Kota Bima. Foto: Ady

Menurut Dandim, isu SARA sangat mudah memecah belah masyarakat sehingga butuh kekuatan bersama untuk menangkalnya. Apalagi, jika ada pihak yang tidak senang terhadap kerukunan, toleransi dan persaudaraan antara umat beragama yang terjalin dengan baik di Kota Bima.

“Isu SARA ini memang sudah menjadi ancaman sejak dulu, karena kita tahu bersama bahwa Indonesia merupakan negara multikultur, kaya adat istiadat dan suku,” terang Dandim baru pengganti Letkol Arh. Edi Nugraha ini saat menghadiri pertemuan pemuda lintas agama di Aula Kantor FKUB Kota Bima, kemarin.

Dalam menghadapi isu SARA kata Dandim, semua pihak tidak boleh mempertahankan ego masing-masing. Perlu ada kedewasaan dan saling pengertian agar bisa mendudukan persoalan dengan baik sehingga menghasilkan solusi terbaik serta diterima semua pihak.

“Mohon bantu amankan dan ciptakan kondisi daerah kita yang kondusif. Jangan mudah dipengaruhi pihak-pihak luar yang tidak bertanggungjawab dan ingin merusak Kota Bima,” ingat Dandim asal Kota Bata mini.

*Ady 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. ISU SARA YG MANA PAK DANDIM,,SEBAIKNYA SEBAGAI SEORANG PEJABAT PUBLIK TIDAK SEMBARANG KELUARKAN STATEMEN,,,KRN TDK ADA ISU SARA DI BIMA,,KALO MASALAH PENOLAKAN PEMBANGUNAN GEREJA DI RABA ITU WAJAR,,MASA JEMAAH NYA GA SAMPE 50 ORG MAU BANGUN GEREJA LANTAI 2??ITU BUKAN ISU SARA TPI NAFSU GEREJA YG BERLEBIHAN,,JDI KLO MAU TETAP KONDUSIF KASI TAU SAJA ITU PASTOR JGN PROVOKASI MASYARAKAT KOTA YG TERKENAL ISLAMI,,,,BANGUN/REHAB LAH GEREJA SESUAI KEBUTUHAN,,,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *