BEM STIKES Yahya Bima Peduli Korban Banjir

Kota Bima, Kahaba.- BEM STIKES Yahya Bima selama 3 hari telah mengumpulkan dana Rp 10 juta untuk membantu korban banjir di Kota dan sejumlah wilayah Kabupaten Bima. Dengan semangat kolektif,  BEM, mahasiswa dan dukungan luar biasa dari Ketua STIKES Yahya Bima, menyalurkan bantuan untuk korban banjir.

BEM STIKES Yahya Bima foto bersama sebelum menyalurkan bantuan korban banjir. Foto: Dok. STIKES Yahya Bima

WAKA III STIKES Yahya Bima Ayatullah mengaku, dari uang yang terkumpul tersebut mahasiswa memanfaatkannya untuk membeli sarung, beras, obat nyamuk dan beras.

“Alhamdulillah bantuan sudah kami salurkan ke sejumlah penerima manfaat,” ujarnya, Rabu (11/1).

Diakuinya, BEM STIKES Yahya Bima telah menunjukan kepedulian terhadap sesama. Terlebih untuk korban bencana. Sikap peduli itu, tentu bisa menjadi modal untuk membangun dunia sosial ketika sudah menjadi pemimpin.

“Kepedulian ini telah menghilangkan rasa indivual dan materialism pada diri mahasiswa,” tegasnya.

Pria yang bergelar Magister Kesehatan itu berharap, semoga dari bencana banyak pelajaran penting yang bisa dipetik. Terutama bagaimana menyayangi lingkungan yang ada disekitar. Tidak hanya warga, pemerintah yang memiliki tupoksi dan kewenangan bisa mengambil hikmah dari musibah ini.

“Saya juga mengeritik pemimpin untuk lebih meningkatkan karakter jujur dan keadilan sosial, daripada sekedar gagasan. Tempat-tempat maksiat juga harus mulai diterbitkan kebijakan untuk segera ditertibkan. Agar kehidupan kita terhindar dari bencana,” tambah pria yang mendapat beasiswa prestasi Doktor di Universitas Muslim Indonesia Makassar itu.

Kepada korban bencana, mewakili STIKES Yahya Bima dirinya meminta agar warga diberikan kesabaran dan tabah menerima ujian ini.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *