Lepas Kepergian TNI, Anggota DPR RI Syafrudin Menangis

Kota Bima, Kahaba.- Anggota DPR RI H. Muhammad Syafrudin tak kuasa menahan airmatanya saat menyampaikan sambutan pelepasan kepergian ratusan prajurit TNI diatas KRI Surabaya – 591 di Pelabuhan Bima, Minggu (15/1).

Acara pelepasan prajurit TNI diatas KRI Surabaya – 591. Foto: Bin

Saat menyampaikan ucapan terimakasih kepada prajurit negara  dihadapan Wali Kota Bima HM. Qurais H. Abidin, Dandim 1608 Bima, Letkol. Inf. Yudil H dan Komandan Satgaskes, Letkol I.  Ketut Sukarnanta, Syafrudin beberapa kali mengusap air matanya. Kalimatnya terbata – bata. Syafrudin terlihat begitu sedih berada ditengah – tengah acara pelepasan itu.

Rudy Mbozo, begitu sapaan akrabnya, menyampaikan ucapan terimakasih yang mendalam dan tulus atas bakti prajurit TNI selama di Kota Bima, kota kelahirannya. Wajah Kota Bima yang porak poranda kini sudah mulai terlihat indah, berkat kerja keras TNI.

“Kita semua telah bekerja dengan baik, semua elemen telah membantu, termasuk TNI. Kita telah berbuat dan tidak mengharapkan apa apa. Bakti ini hanya untuk rakyat tercinta,” ucapnya dengan airmata.

Anggota DPR RI H. Muhammad Syafrudin saat bersama prajurit TNI di Kota Bima. Foto: Bin

Rudy juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada Panglima TNI Gatut Nurmantyo, yang telah memberikan respon luar biasa untuk Kota Bima. Dirinya pun berencana akan melaporkan langsung kepada Panglima TNI soal kondisi Kota Bima saat ini, termasuk pengabdian TNI untuk Kota Bima.

Di tempat yang sama, Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin saat menyampaikan sambutan juga memperkenalkan Syafrudin kepada seluruh prajurit TNI.

“Beliau (Syafrudin) ini putra daerah,  asli Tanjung, wilayah KRI Surabaya – 591 ini bersandar. Beliau putra kebanggaan Bima dan NTB yang juga sudah berbuat dan memberikan perhatian pasca banjir di Kota Bima,” ucapnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *