Kabar Kota Bima

Lawan Silent Killer Hipertensi, Puskesmas Mpunda Hadirkan Inovasi SAHABAT TENSI

1
×

Lawan Silent Killer Hipertensi, Puskesmas Mpunda Hadirkan Inovasi SAHABAT TENSI

Sebarkan artikel ini

KOTA BIMA, Kahaba.net.-  Hipertensi atau tekanan darah tinggi masih menjadi ancaman serius sebagai silent killer yang dapat memicu berbagai komplikasi, seperti stroke, penyakit jantung, hingga gagal ginjal. Di wilayah kerja Puskesmas Mpunda, kepatuhan berobat pasien hipertensi pada tahun 2024 baru mencapai 52 persen, masih di bawah target nasional sebesar 70 persen. Kondisi tersebut mendorong lahirnya inovasi SAHABAT TENSI (Sarana Edukasi dan Peningkatan Kepatuhan Berobat Hipertensi).

dr. Fitriani, S.Ked saat sosialisasi SAHABAT TENSI. Foto: Ist

Sebelum inovasi diterapkan, kegiatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) dilaksanakan secara terpusat di Puskesmas Mpunda satu kali setiap bulan sehingga belum mampu menjangkau seluruh pasien hipertensi secara optimal. Kondisi ini menjadi tantangan, terutama bagi pasien lanjut usia yang terkendala jarak, mobilitas, maupun keterbatasan waktu untuk datang ke fasilitas kesehatan.

“Secara medis, pengobatan hipertensi harus dijalani secara rutin dan berkesinambungan. Menghentikan konsumsi obat tanpa anjuran tenaga kesehatan dapat meningkatkan risiko lonjakan tekanan darah yang berujung pada komplikasi serius,” ujar dr. Fitriani, S.Ked., inovator SAHABAT TENSI.

Berangkat dari kondisi tersebut, dr. Fitriani merancang pendekatan baru yang menggabungkan pelayanan berbasis komunitas dengan edukasi digital.

“Melalui SAHABAT TENSI, kami menghadirkan Prolanis secara bergilir di seluruh 10 kelurahan wilayah kerja Puskesmas Mpunda. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu selalu datang ke puskesmas untuk memperoleh edukasi, pemantauan kesehatan, dan pendampingan. Selain itu, kami memanfaatkan media sosial dan infografis digital agar pesan kesehatan lebih mudah dipahami dan diingat,” jelasnya.

Melalui kegiatan di tingkat kelurahan, masyarakat memperoleh layanan yang meliputi:

Pemeriksaan kesehatan dan pemantauan tekanan darah. Pemeriksaan laboratorium bekerja sama dengan Labkesda Kota Bima.
Edukasi hipertensi melalui media digital dan leaflet Senam lansia.

Pendekatan berbasis komunitas tersebut kini menjadi salah satu inovasi unggulan Puskesmas Mpunda dan didaftarkan dalam Ajang Inovasi Daerah Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Bima Tahun 2026.

Kepala Puskesmas Mpunda, Bdn. Suharti, S.ST, menegaskan bahwa keikutsertaan SAHABAT TENSI dalam ajang BRIDA merupakan bagian dari komitmen Puskesmas Mpunda untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Keikutsertaan SAHABAT TENSI dalam ajang BRIDA merupakan wujud komitmen kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan publik. Melalui kegiatan yang dilaksanakan di seluruh kelurahan wilayah kerja Puskesmas Mpunda, inovasi ini mendekatkan edukasi dan pendampingan hipertensi sehingga masyarakat semakin mudah memperoleh pelayanan kesehatan,” ujar Suharti.

Ia berharap inovasi tersebut tidak hanya meningkatkan kepatuhan berobat pasien hipertensi, tetapi juga mampu menurunkan risiko komplikasi fatal melalui pengendalian tekanan darah yang lebih baik.

“Harapan kami, SAHABAT TENSI dapat menjadi inspirasi bagi fasilitas pelayanan kesehatan lainnya dalam menghadirkan inovasi yang sederhana, mudah diterapkan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan semakin meningkatnya kepatuhan berobat, kami optimis kualitas hidup masyarakat Kota Bima juga akan semakin baik,” pungkasnya.