Ulama Besar Bima, TGH Abdul Ghani Masykur Meninggal Dunia

Kota Bima, Kahaba.- Tokoh dan ulama besar Bima TGH Abdul Gani Masykur tutup usia, Selasa (4/6) siang. Kabar duka tersebut disampaikan langsung oleh putri Almarhum, Nurfarhati di rumah duka, jalan Sultan Kaharuddin Kelurahan Sarae Kecamatan Rasanae Barat.

TGH Abdul Ghani Masykur. Foto: Bin

Sebelum menghadap sang khaliq, ulama kelahiran 1924 itu sempat dirawat selama sepekan di PKU Muhammadiyah.

“Muma (biasa disapa) dirawat selama 1 minggu, dalam penanganan medis dr H Ali yang senantiasa memeriksa kesehatan beliau,” ujarnya, Selasa (4/6).

Kata Nurfarhati, setelah sepekan dirawat kemarin Senin (3/6) kondisi kesehatannya berangsur membaik dan bisa berkomunikasi dengan keluarga. Sekitar pukul 16.00 Wita, pihak rumah sakit mengizinkan keluarga melanjutkan dirawat di rumah.

Selama sakit, sambung mantan Ketua KPU Kota Bima itu, Almarhum tak pernah berhenti berdzikir. Sedangkan putra dan puteri almarhum beserta keluarga, senantiasa mendampingi. Bahkan Muma kemarin sempat mengucapkan, bila wafat meminta untuk dikuburkan di Kecamatan Parado.

“Setelah sehari dirawat di rumah, sekitar pukul 11.45 Wita Allah SWT menyayangi beliau dengan memanggilnya untuk menghadap sang pencipta,” katanya.

Suasana di rumah duka TGH Abdul Ghani Masykur. Foto: Eric

Nurfarhati menjelaskan, untuk melaksanakan wasiat beliau. Berdasarkan musyawarah keluarga, jenazah Almarhum terlebih dahulu akan disemayamkam di rumah duka selama sehari, kemudian besok Rabu (5/6) akan disholatkan bersama usai pelaksanaan ibadah sholat idul fitri.

Usai di sholatkan di Lapangan Serasuba, selanjutnya jenazah beliau akan mampir di salah satu Masjid di Desa Tangga untuk di sholatkan oleh keluarga besar di sana, setelah itu menuju Desa Parado Rato untuk dikebumikan.

Nurfarhati juga menyebutkan riwayat almarhum, yang pernah menjadi pembima yayasan Islam, kemudian penasehat Muhammadiyah Kota dan Kabupaten Bima serta penasehat MUI Kota dan Kabupaten Bima.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *