Surat Walikota Bima Dipanggil KASN, Beredar

Kota Bima, Kahaba.- Jika sebelumnya Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima H A Malik membantah Walikota Bima telah menerima surat dari KASN perihal kebijakan mutasi, rotasi dan demosi. Namun rupanya, surat dari Komisi Aparatur Sipil Negara tentang itu telah dikeluarkan sejak tanggal 19 Juni 2019.

Surat KASN yang ditujukan ke Walikota Bima. Foto: Ist

Surat itu pun sudah beredar di media sosial. Bahkan media ini mendapat kiriman dari ASN lingkup Pemkot Bima melalui WhatsApp, terkait surat yang kabarnya sudah diterima oleh Pemkot Bima.

Surat itu ditujukan kepada Walikota Bima untuk permintaan klarifikasi. Disebutkan permintaan kehadiran untuk klarifikasi itu dijadwalkan pada hari Senin tanggal 24 Juni 2019, pukul 10.00 WIB di ruang rapat Koantro KASN lantai 2.

Permintaan pada surat itu agar kehadiran Walikota Bima untuk tidak diwakilkan dan membawa seluruh dokumen pendukung mengenai masalah kebijakan mutasi, rotasi dan demosi. Surat dari KASN itu ditandatangani oleh Ketua Sofian Effendi.

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima H A Malik yang dimintai komentar soal surat yang beredar itu mengaku, jika dirinya sudah menghubungi nomor kontak yang tertera pada surat itu. Jawabannya, surat tersebut tidak pernah dikirim ke pemkot Bima, karena jadwal bersamaaan dengan agenda yang lain.

“Makanya mereka juga heran kok bisa ada foto surat yang berada di media sosial di Bima,” ujarnya Malik.

Untuk memperjelas mengenai surat itu, Malik menyarankan agar media ini bisa menghubungi nomor telepon yang ada dalam surat dimaksud.

“Biar jelas, bisa menghubungi nomor itu,” katanya.

Sementara itu Sekda Kota Bima H Mukhtar Landa yang dikonfirmasi media ini juga mengatakan hal yang sama.

“Suratnya memang tidak ada yang sampai. Makanya sejak kemarin teman-teman saya suruh cek langsung ke nomor HP yang ada di surat itu,” tuturnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *