oleh

Ketua Mahkamah Konstitusi RI Sosok Teladan dan Negarawan

Kota Bima, Kahaba.- Keteladan sosok Ketua MK RI H Anwar Usman benar-benar dapat dirasakan, baik dalam memimpin institusi Mahkamah Konstitusi (MK) RI. Memimpin keluarga, maupun dalam interaksi kesehariannya dengan berbagai lapisan masyarakat maupun berbagai golongan. Dalam keluarga misalnya, tak satupun putra-putrinya memanfaatkan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi. Hal itu berkat didikan dan keteladanannya.

Ketua MK Anwar Usman menyampaikan motivasi dan kisah inspiratitf di SMAN 1 Woha. Foto: Bin

Di mata Hazairin A Rasul, tokoh muda yang saat ini berkiprah di Ibu Kota Jakarta, Ketua MK RI H Anwar Usman adalah sosok yang sederhana, rendah hati, jujur, berwibawa, humanis, pantang ingkar janji, juga tegas dan berani.

Pun cara melayaninya dapat dirasakan ketulusan dan kerendahhatiannya. Wibawa dan keteladan H Anwar Usman terlihat dengan jelas ketika memimpin sidang terbuka untuk umum dalam perkara sengketa Pilpres 2019.

“Tutur ucapnya yang pelan dan sederhana, membuat forum sidang sengketa Pilpres 2019 demikian hening dan berwibawa. Sebagai Ketua MK yang memimpin 9 Hakim majelis Mahkamah Konsitusi (MK), H Anwar Usman memutuskan perkara berdasarkan musyawarah dengan para Hakim Majelis Mahkamah Konstitusi RI,” ungkapnya, Senin (3/8).

Menurut Hazairin, sebagaimana tuduhan Rizal Ramli dalam ciutan di Twiter yang mengatakan bahwa Ketua MK H Anwar Usman adalah Humas MK merupakan sebuah penghinaan atas diri pribadi Rizal Ramli sendiri. Ciutan Twiter Rizal Ramli yang menyeret “Suku Bima” dalam mengeritik Ketua MK adalah juga melawan moral dan idealisme Rizal Ramli yang pernah terlibat aktif sebagai pejuang demokrasi dan kesetaraan sebagai mantan aktivis gerakan era 70-an.

“Orang Bima tidak perlu tersinggung dengan ciutan Twiter Rizal Ramli sebab ciutan itu harus dilihat sebagai bahasanya Rizal Ramli yang menurut saya sedang mengkerdilkan dirinya sebagai mantan tokoh gerakan dan ekonom mumpuni. Kecerdasan intelektual seorang Rizal Ramli sedang membuka kekosongan kecerdasan spritualnya bila kita teliti lebih mendalam ciutan twiternya,” jelas Hazairin.

Sebagai Negarawan sambungnya, Ketua MK RI H Anwar Usman selalu bersikap dan berpendirian teguh secara imprarsial, sesuai sumpah jabatan maupun kode etik Hakim Mahkamah Konstitusi. Juga pengayom tegaknya keadilan hukum untuk memperkuat keadilan sosial sebagai visi utama dan cita-cita bangsa dan negara.

Jadi, segala upaya dan sabotase untuk merusak kredibilitas Ketua MK H. Anwar Usman akan gagal dengan sendirinya. Sebab secara personal, kekuatan moral, kekuatan prinsip, tertanam demikian kuat dalam jejak beliau selama pengabdiannya terhadap bangsa dan negara. Itupun tidak sulit untuk ditelusuri dari waktu ke waktu.

“Saya menaruh hormat dan empati kepada H Anwar Usman, bukan semata beliau sebagai Ketua MK yang menentukan kehormatan Negara dengan menjaga marwah hukum dan keadilan, lebih dari itu,  saya menemukan ada keteladan, ada komitmen yang kuat, ada konsistensi yang tinggi, ada kesederhanaan yang memadai, serta adanya sikap yang tulus memberikan nasehat dan dorongan agar anak-anak muda Bima khsususnya senantiasa berjaya dalam berjuang,” katanya.

Ia menambahkan, Ketua MK H Anwar Usman telah memberi contoh dan mengispirasi ribuan bahkan jutaan orang berakal bahwa membangun prinsip hidup meniscayakan diisi dengan kejujuran luhur serta konsisten antara kata dan berbuat. Itulah Ketua MK H Anwar Usman yang saya kenal,” pungkasnya.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru