Pasien Corona Warga Kota Bima Meninggal, Keluarga Tolak Dipulangkan dengan Protokoler

Kota Bima, Kahaba.- Warga Kota Bima inisial Y, beralamat di Kelurahan Tanjung meninggal dunia di RSUD Bima, Jumat siang (25/9) dan dinyatakan positif Covid-19. Pihak keluarga pun menolak Y dipulangkan menggunakan protokoler Covid-19.

Suasana pemulangan jenazah pasien Covid-19 di RSUD Bima. Foto: Ist

Informasi yang dihimpun media ini, perempuan tersebut awalnya sebelum masuk ke RSUD Bima dinyatakan reaktif hasil rapid test. Karena kondisinya saat di rumah semakin menurun, kemudian dilarikan ke RSUD Bima.

Di rumah sakit tersebut Y berdasarkan hasil pemeriksaan medis juga telah dinyatakan positif Covid-19. Hanya saja pihak keluarga tidak menerima kenyataan dimaksud. Kemudian dirawat di ruangan isolasi Covid-19 dan kemudian menghembuskan nafas terakhirnya pada siang hari tadi.

Humas RSUD Bima Muhammad Akbar yang dikonfirmasi media ini membenarkan jika Y memang meninggal dunia dengan status terpapar Covid-19.

“Iya benar, Ibu Y positif Corona dan meninggal tadi siang,” ungkap Akbar.

Ia mengakui, Y memang awalnya ke Rumah Sakit Dokter Agung, kemudian dilakukan rapid test dan hasilnya reaktif. Hanya saja, yang bersangkutan pulang dan menolak untuk ditindaklanjuti.

“Keadaan di rumah kondisinya menurun, kemudian dibawa ke IGD RSUD Bima,” katanya.

Karena melihat keadaan Y sambung Akbar, pihak rumah sakit menjalankan ketentuan agar bisa pasien tersebut wajib dilakukan rapid test dan swab. Lalu diketahui hasilnya positif Covid-19.

“di RSUD Bima bisa dilakukan swab yang bersifat emergancy, karena memiliki fasilitas untuk pemeriksan tersebut dalam jumlah yang terbatas, dan diketahuilah positif,” terangnya.

Hanya saja, pihak keluarga juga menolak dengan status Y yang sudah dinyatakan positif Covid-19. Tapi tetap pihak keluarga ingin dilakukan perawatan.

“Yang memperparah Ibu Y karena menderita kencing manis,” tuturnya.

Akbar menambahkan, pihak keluarga Y juga saat diingin dipulangkan, menolak untuk dilakukan dengan cara protokoler Covid-19.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *