oleh

Ketua MK Ingatkan APH di Bima tidak Pilih-Pilih Kasus yang Didahulukan

Kota Bima, Kahaba.- Penegakan hukum di Bima yang tebang pilih tidak hanya menjadi sorotan akademisi. Tapi juga diingatkan oleh Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia Anwar Usman, agar Aparat Penegak Hukum (APH) di Bima tidak milih-milih menyelesaikan kasus yang dilaporkan masyarakat. (Baca. Akademisi Nilai Penegakan Hukum di Bima Tergantung Selera APH)

Ketua MK Ingatkan APH di Bima tidak Pilih-Pilih Kasus yang Didahulukan
Ketua MK Anwar Usman menyampaikan motivasi dan kisha inspiratitf di SMAN 1 Woha. Foto: Bin

Kepada sejumlah pekerja media saat bersilaturahmi di rumah salah satu sahabat lamanya Kaharuddin, di Kelurahan Penanae, Sabtu (22/5). Pesan moralnya kepada APH di Bima terkait penegakan supremasi hukum, agar dilakukan dengan seadil-adilnya.

“Intinya penegakan hukum itu jangan tajam ke bawah lalu tumpul ke atas,” ujarnya.

Anwar juga mengingatkan agar para APH agar tidak milih-milih kasus mana yang didahulukan. Kemudian kasus mana yang tidak perlu dinaikan.

Hakim senior ini justeru memberi contoh dan keteladanan cara penegakan hukum dari Nabi Muhammad SAW da penegakan hukum sepert sahabat Nabi, Umar Bin Hatab.

“Belajarlah tentang keadilan dan pemutuskan masalah sebagaimana sejarah Rasul dan sahabatnya,” saran Anwar.

Dirinya dalam menjalankan tugas dan mengemban tugas negara sebagai pengadil, banyak terilhami cara Rasul dan sahabatnya.

“Meski itu sedarah dan orang dekat, jika bersalah wajib memutuskan secara adil tanpa pandang bulu,” tegasnya.

*Kahaba-05

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Terbaru