Kabar Kota Bima

DPMPT-SP Kota Bima Paparkan Nilai Investasi Rp 241 Miliar

571
×

DPMPT-SP Kota Bima Paparkan Nilai Investasi Rp 241 Miliar

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Ketiga kalinya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPT-SP) Kota Bima menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Resiko, di Surf Cafe, Rabu 12 Juli 2023.

DPMPT-SP Kota Bima Paparkan Nilai Investasi Rp 241 Miliar - Kabar Harian Bima
Bimtek Implementasi Pengawasan Perijinan Berusaha Berbasis Resiko yang dihelat DPMPT-SP Kota Bima. Foto: Eric

Tampak hadir Kabid DPMPT-SP Ridwan, Pimpinan Cabang PT Pegadaian Bima melalui Manager Gadai Faisal Rizal, serta puluhan perwakilan usaha non UMKM.

DPMPT-SP Kota Bima Paparkan Nilai Investasi Rp 241 Miliar - Kabar Harian Bima

Ketua panitia kegiatan Imamah dalam laporan menyampaikan, kegiatan Bimtek kali ini melibatkan usaha non UMKM. Dimana Bimtek ini bagian dari pelaksanaan UU Nomor 25 Tahun 2007 tentang penanaman modal, kemudian Peraturan Pemerintah Nomor 5 tahun 2001 tentang penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis resiko.

“Setiap penanam modal berkewajiban membuat laporan tentang kegiatan penanaman modal, dan menyampaikannya pada badan koordinasi penanaman modal,” ungkapnya.

Kepala DPMPT-SP melalui Kabid Ridwan menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan yang ketiga dari 7 kali sosialisasi untuk mencakup seluruh pelaku usaha di daerah. Tujuannya agar para pelaku usaha dapat mengetahui hak dan kewajiban untuk terciptanya iklim usaha yang kondusif.

“Melalui Bimtek ini pula, kami menyampaikan apa saja yang menjadi tugas pemerintah daerah serta kewajiban para pelaku usaha untuk melaporkan perkembangan usaha,” ujarnya.

Ridwan mengungkapkan, jika mengulas dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah terus melakukan pembinaan terhadap para pelaku usaha. Hasilnya setiap usaha mampu menginput dan melaporkan setiap kegiatan, meskipun masih dalam bentuk manual. Maka sejak tahun 2022 dan 2023 kini sudah tidak dalam bentuk laporan secara manual.

“Kami ingin melaporkan, berkat intensnya sosialisasi maupun Bimtek. Realisasi investasi di Kota Bima terus meningkat dan terus melampaui target, yaitu di tahun 2021 mencapai Rp 192 miliar, tahun 2022 mencapai Rp 241 miliar dan target kami pada tahun 2023 nilai nilai investasi mencapai Rp 300 miliar,” bebernya.

Maka dengan adanya target tersebut kata Ridwan, dia berharap pada seluruh pelaku usaha yang berada di Kota Bima untuk bisa mengurus izin berusaha dan tentunya melaporkan setiap perkembangan usaha.

“Pada dasarnya tujuan dari Bimtek ini untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kemudian dapat meningkatkan lapangan kerja, meningkatkan kemampuan daya saing dunia usaha, mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan dan yang utama bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

*Kahaba-04