Kota Bima, Kahaba.- Ketua Komisi I DPRD Kota Bima Yogi Prima Ramadan turun memantau langsung kondisi sekolah, sekaligus menyerap aspirasi kebutuhan di sektor pendidikan, Senin 30 Maret 2026.
Salah satu sekolah yang dikunjungi yakni SDN 29 Tanjung Kota Bima, Yogi menerima sejumlah usulan dari pihak sekolah terkait kebutuhan rehabilitasi sarana dan prasarana pendidikan.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala SDN 29 Kota Bima menyampaikan beberapa kebutuhan mendesak, di antaranya rehabilitasi bangunan sekolah, pengadaan kursi, perbaikan kusen, plafon ruang kelas, serta sejumlah fasilitas lain yang telah lama mengalami kerusakan.
Yogi Prima Ramadan menegaskan, kunjungan itu merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD dalam memastikan program pendidikan di daerah berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Kunjungan ini merupakan bagian dari tugas pengawasan kami sebagai anggota legislatif, untuk melihat langsung apakah program pendidikan benar-benar berjalan dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui pemantauan langsung di lapangan, DPRD dapat mengetahui kondisi riil sekolah dan menilai kebutuhan prioritas yang harus segera diperjuangkan.
Menurut Duta PAN itu, penguatan sarana dan prasarana pendidikan menjadi salah satu faktor penting, dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran dan kenyamanan siswa di sekolah.
“Terkait kebutuhan perbaikan sejumlah sarana dan prasarana sekolah ini, tentu akan kami sampaikan dalam rapat komisi dan akan kami upayakan agar bisa mendapatkan program bantuan pemerintah,” katanya.
Yogi juga sempat bertemu dengan jajaran Dinas Dikpora Kota Bima yang saat itu tengah melakukan monitoring hari pertama KBM pasca libur Ramadan.
Pertemuan itu dimanfaatkan untuk menyampaikan langsung kondisi sejumlah sekolah yang membutuhkan perhatian, sehingga dapat diusulkan ke pemerintah pusat untuk memperoleh bantuan revitalisasi sekolah.
Wakil rakyat 2 periode itu berharap, melalui sinergi antara DPRD, Dinas Dikpora, dan pihak sekolah, kualitas pendidikan di Kota Bima dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi peserta didik.
“Kalau kolaborasi ini terus diperkuat, saya optimistis kualitas pendidikan di Kota Bima akan semakin baik, lebih inklusif, dan benar-benar memberi manfaat nyata bagi anak-anak kita,” tambahnya.
*Kahaba-04













