Kabar Kota Bima

Musrenbang Anak Kota Bima, Dorong Aspirasi Generasi Z dalam Pembangunan

920
×

Musrenbang Anak Kota Bima, Dorong Aspirasi Generasi Z dalam Pembangunan

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota (Pemkot) Bima melaksanakan Musrenbang Anak di Aula SMKN 3 Kota Bima, Sabtu 16 Maret 2024. Kegiatan dimaksud bertujuan untuk memberikan perlindungan khusus pada anak agar bisa dilalukan secara terstruktur, terencana, menyeluruh dan berkelanjutan

Musrenbang Anak Kota Bima, Dorong Aspirasi Generasi Z dalam Pembangunan - Kabar Harian Bima
Foto bersama dengan Gen Z usai Musrenbang Anak. Foto: Ist

Perlu diketahui, Pemkot Bima telah berhasil menyandang status Kota Layak Anak (KLA) naik satu tingkat dari Madya ke Nindya, Kota Bima terbukti sebagai kota yang mampu mengimplementasikan sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak anak.

Musrenbang Anak Kota Bima, Dorong Aspirasi Generasi Z dalam Pembangunan - Kabar Harian Bima

Asisten 3 Setda Kota Bima M Saleh yang membuka Musrenbang Anak tingkat Kota Bima mengatakan, Musrenbang Anak merupakan salah satu tahapan penting untuk mewadahi aspirasi anak-anak dalam proses perencanaan tahunan dan akan menjadi masukan penting untuk dibahas dalam Musrenbang RKPD 2025.

“Hal ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Bima untuk terus meningkatkan level Kota Layak Anak yang sekarang berada pada kategori Nindya menuju Utama,” jelas Saleh.

Sementara itu, Kepala DP3A Kota Bima Syahruddin memaparkan hak-hak anak yang perlu mendapat perhatian dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Peserta Musrenbang Anak tingkat Kota Bima dihadiri sebanyak 60 orang dari berbagai tingkatan, SMA/SMK, MA, SMP/MTs dan SLB,” ucapnya.

Sekretaris Bappeda Kota Bima, Arif Roesman Effendy yang juga sempat hadir lebih banyak memfokuskan dialog interaktif dengan anak-anak peserta Musrenbang melalui metode pengungkapan pohon harapan, untuk mengidentifikasi kebutuhan yang menurut anak penting untuk dilaksanakan dan difasilitasi oleh Pemerintah Kota Bima.

Arif menyebut, dari proses interaktif tersebut muncul beragam usulan dan harapan yang menarik dari anak-anak Gen Z, seperti keberadaan bus sekolah, zona aman sekolah, taman layak anak, fasilitas publik yang ramah disabilitas, peralatan medis untuk kesehatan anak dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan khusus untuk anak, kemudian pembangunan karakter anak untuk pencegahan kenakalan dan bahaya narkoba, peningkatan rumah aman maupun rumah singgah untuk anak.

“Sehingga tidak ada lagi anak jalanan di perempatan lampu merah dan perlunya penerangan jalan kota karena dibeberapa sudut kota masih banyak jalan yg tidak disertai lampu jalan,” ungkapnya.

*Kahaba-01