Pendidikan

SMAN 2 Kota Bima Launching Kartu Esensi Digital

785
×

SMAN 2 Kota Bima Launching Kartu Esensi Digital

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Di sela membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebanyak 298 siswa baru, Kamis 20 Juli 2023, SMAN 2 Kota Bima merangkaikan dengan Launching Kartu Esensi Digital.

SMAN 2 Kota Bima Launching Kartu Esensi Digital - Kabar Harian Bima
Foto bersama Kepala SMAN 2 Kota Bima dan perwakilan siswa baru saat  Kartu Esensi Digital. Foto: Ist

Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala KCD Dikbud Bima Siti Maryatun, Kasubag TU Salahuddin, Kepala SMAN 2 Kota Bima H Edy Salkam, serta perwakilan Dinas Dikbud Provinsi NTB dan ratusan pelajar dan guru setempat.

SMAN 2 Kota Bima Launching Kartu Esensi Digital - Kabar Harian Bima

Wakasek Kesiswaan SMAN 2 Kota Bima Ibnu Hajar menyampaikan, kegiatan MPLS sesuai jadwal akan dilaksanakan selama 3 hari. Tujuan utama dilaksanakannya untuk mengenalkan kepada seluruh peserta didik baru, mengenai lingkungan yang menjadi tempat dimana pelajar akan menutut ilmu dalam kurun waktu 3 tahun.

“Kami perkenalkan tata tertib sekolah, organisasi internal sekolah, program ekstrakurikuler, sarana dan prasarana, tenaga pendidik serta fasilitas yang menunjang program pendidikan. MPLS juga berguna untuk membantu siswa dalam beradaptasi, serta kegiatan ekstra lainnya dengan tujuan untuk menggali potensi, minat dan bakat mereka,” jelasnya.

Kepala SMAN 2 Kota Bima H Edy Salkam menjelaskan, selain MPLS pihaknya juga merangkai dengan launching penggunaan Kartu Esensi Digital dengan menyerahkan secara simbolis pada salah satu perwakilan pelajar.

“Kartu ini selain berfungsi sebagai kartu pelajar, juga sebagai kartu absensi kehadiran dan pengontrol pelajar selama mengikuti kegiatan belajar,” pungkas pria yang baru meraih gelar Master Manajemen Inovasi (MM Inov).

H Edy mengungkapkan, secara fungsi dan pengunaan dari kartu esensi digital ini yaitu, saat pelajar sampai di sekolah esensi diwajibkan untuk menempelkan kartu tersebut pada tempat yang telah disediakan oleh sekolah, dan seketika kehadirannya akan terekam dan terkoneksi langsung ke handphone (HP) orang tua siswa.

Demikian juga ketika pelajar akan pulang sekolah, dia harus menempelkan kembali kartu tersebut pada tempat yang telah disediakan. Sehingga baik saat masuk hingga pulang sekolah, siswa wajib menempelkan pada tempat yang disediakan.

“Dengan adanya kartu ini, orang tua siswa dapat langsung mengetahui anaknya sudah sampai ke sekolah atau tidak,” ungkapnya.

Selain untuk pelajar, pihak sekolah juga telah menerapkan kartu tersendiri bagi guru dan tenaga kepegawaian lainnya. Sehingga bisa mengontrol dan mengawasi, apakah guru masuk mengajar atau tidak.

“Melalui kartu ini sekolah bisa mengontrol dan mengawasi aktivitas siswa dan guru, agar program pendidikan bisa berjalan sesuai dengan baik dan tertib,” katanya.

H Edy menambahkan, penggunaan esensi digital bagi siswa dan guru di SMAN 2 Kota Bima adalah dalam rangka merealisasikan program digitalisasi sekolah, terutama pada sekolah penggerak angkatan pertama. Digitalisasi sekolah juga diterapkan, dalam bentuk bagaimana menerapkan pembelajaran yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

“Guna melatih guru dalam menerapkan pembelajaran yang berbasis TIK, kami baru-baru ini telah mengadakan workshop dengan tema digitalisasi sekolah dengan materi antara lain penggunaan Google sites, canva, quisis dan crombook bagi pembelajaran,” tambahnya.

*Kahaba-04