Setelah Kedelai, Giliran Harga Ayam yang Mahal

Kota Bima, Kahaba.-  Setelah harga komoditi kedelai masih tetap bertahan pada kisaran Rp 8.000/kilogram. Kini menyusul harga ayam pedaging pun ikut – ikutan naik. Dari Rp 32.000/ kilogram, sepekan terakhir ini, merangkak naik jadi Rp 36.000/kilogram.

Ilustrasi

Ilustrasi

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kota Bima, Ratnaningsih, SE, Rabu (2/10/13) mengaku, berdasarkan hasil pantauannya, harga komoditi kedelai tak ada perubahan, hingga saat ini masih berkisar sebesar Rp 8.000/ kilogram.

“Untuk harga kedelai tidak ada kebijakan daerah yang mampu mengintervensinya. Tapi melalui pemerintah pusat, kebijakan impor untuk mengintervensi harga komoditi kedelai agar dapat kembali normal, sudah dikeluarkan,” ujarnya.

Kata dia, tidak hanya harga kedelai, harga ayam pedaging pun ikut naik. Dua pekan lalu, harganya masih berkisar Rp 32.000/kilogram. Namun sepekan terakhir ini, harganya merangkak naik menjadi Rp 36.000 sampai Rp 37.000/ kilogram. “Harga ayam pedaging naik, lantaran kurangnya stok dari para peternak,” katanya.

Untuk harga komoditi lain, lanjutnya, masih normal. Seperti harga bawang, yang sebelumnya melambung tinggi, kini sudah pada kisaran normal, yaitu Rp 15.000/ kilogram. Kemudian Bawang Putih Rp 14.000/kilogram, pun untuk harga cabe rawit Rp 10.000/kilogram dan cabe merah besar Rp 15.000/kilogram. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *