Guru Bahasa Inggris Ikut OWC dari Washington DC Amerika

Kota Bima, Kahaba.- Sebanyak 21 guru bahasa Inggris Kota Bima dari 61 orang yang mendaftar mengikuti Online Webinar Course (OWC) langsung dari Kantor Pusat RELO di Washington DC Amerika Serikat. Kegiatan yang berlangsung Rabu (15/01) malam, menampilkan Instruktur Mr. Kevin McCaughey, salah seorang pejabat RELO di Kantor Pusat Washington DC dengan topik Materi “Sweeting Up Gerund”.

Ilustrasi

Ilustrasi

Kasubag Humas dan Pemberitaan, Ihya Ghazali, S. Sos mengatakan, materi yang diawali dengan kajian grammar meliputi bagaimana cara mengajarkan grammar dan juga bagaimana belajar grammar yang membuat suasana “fun like games” membuat ribuan peserta seluruh dunia mengikuti kegiatan tersebut ikut berpartisipasi secara serius dan aktif. Berbagai tanggapan dan pertanyaan kepada Kevin McCaughey sebagai pemateri menghiasi dari awal hingga akhir kegiatan.

Tidak ketinggalan pula guru-guru bahasa inggris dari berbagai sekolah di Kota Bima yang bertindak sebagai peserta malam ikut aktif dan parsitipatif secara serius baik memberikan tanggapan dan pertanyaan kepada peserta dari negara-negara lain di seluruh dunia.

Suasana diskusi pada malam itu nampak begitu hangat ketika Kevin menjelaskan bahwa belajar grammar khusus masalah gerund dengan cara “Sweeting up your lesson with fun, interactive activities, can help angage your students and make Gerunds more palatable. As the saying goes, a spoonful of sugar helps the medicine go down”, jelasnya mengutip kalimat Kevin.

Bagi peserta seluruh dunia termasuk guru-guru Kota Bima, ini adalah konsep dan metode yang terbaru dalam mengajarkan dan mempelajari grammar khususnya Gerund. Sehingga banyak peserta yang memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru-guru dari Kota Bima sangat serius menanggapi dan mempertanyakan pernyataan Kevin tersebut hingga selama hampir satu jam berlangsung Mr. Kevin hanya menanggapi dan menjawab berbagai pertanyaan para peserta dari Kota Bima.

Beberapa pertanyaan yang sangat serius ditanggapi oleh Kevin adalah pertanyaan dari Jufri, S.Pd Guru bahasa Inggris SMAN 1 Kota Bima  yang juga merupakan Kepala Hubungan Internasional Foreign Language Institute Kota Bima dan pertanyaan dari Guru SMKN 1 Kota Bima tentang pengajaran gerund.

Bagi guru-guru bahasa inggris Kota Bima kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat membanggakan, meningkatkan kualitas guru, dan meningkatkan prestise Kota Bima. Salah satu guru SMAN 1 Kota Bima Rudin, S,Pd menyatakan bahwa program webinar ini sangat bagus dan tidak ada program seperti ini sebelumnya di Kota Bima. “Program ini sangat bagus untuk meningkatkan kualitas skill listening dan pengetahuan bahasa inggris bagi guru di Kota Bima,” ujarnya.

Senada yang diungkapkan Rudin, Yuniarti Spd guru SDN 29 Kota Bima juga mengungkapkan hal yang sama dan berharap program ini tetap terus diadakan dan tidak hanya diikuti oleh para guru saja tapi juga siswa-siswi yang ada di Kota Bima. “Seharuanya program Webinar ini diikuti bukan hanya guru bahasa inggris saja melainkan oleh semua guru, siswa dan masyarakat umum se-Kota Bima,” harapnya.

Kata dia, Kegiatan Online Webinar Course dijadwalkan selama enam kali pertemuan setiap hari Rabu pukul 08.00 waktu Washington DC atau pukul 21 malam waktu Kota Bima. Setelah mengikuti selama enam kali pertemuan, maka peserta akan diberikan ijazah/sertifikat sebagai alumni Webinar dari Washington DC Amerika.

Dia menambahkan, Program Online Webinar 12 ini bisa dilaksanakan di Kota Bima atas hasil lobi Lembaga Foreign Language Institute Kota Bima Indonesia  bersama Pemerintah Kota Bima yang diwakili oleh Sekda Kota Bima di Pejabat RELO US Embassy Jakarta (kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat Jakarta) agar Lembaga Foreign Language Institute Kota Bima bisa menjadi HOST untuk program Webinar ini dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pengetahuan bahasa inggris bagi guru dalam mengajarkan bahasa inggris bagi siswa, serta untuk membangun hubungan antara  Kota Bima dengan Amerika dan masyarakat dunia.

Secara khusus direktur Foreign Language Institute Kota Bima Mr. Syahruna berharap program ini kedepannya dapat  tetap terus diupayakan untuk masyarakat Kota Bima ini khususnya bagi guru-guru bahasa inggris dapat bermanfaat dan berkelanjutan.

*BIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *