Pejabat Pemerintah Ngeyel tak Bayar Pajak

Kota Bima, Kahaba.-Kendatisering terima surat teguran dari kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas Pelayanan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (UPTD-PPDRD) Bima, sejumlah pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima terhitung sampai dengan bulan April 2014 masih menunggak pajak kendaraan Dinas. Angkanya pun fantastis, hingga mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala kantor UPTD-PPDRD Bima, Syarif Lutfi SE MSi. Foto: Bin

Kepala kantor UPTD-PPDRD Bima, Syarif Lutfi SE MSi. Foto: Bin

Banyaknya tunggakan pajak kendaraan dinas dia dua Pemerintahan tersebut tidak saja dalam kurun waktu satu tahun terakhir, tetapi hingga lima tahun berjalan. Berdasarkan data penunggakan pajak khusus kendaraan dinas baik roda empat maupun roda dua sampai dengan bulan April Tahun 2014, Pemkab Bima dari jumlah seluruh kendaraan dinas nya sebanyak 2521 unit, yang belum lunas membayar pajak sebanyak 2306 unit, sementara yang sudah bayar sebanyak 215. “Jika di uangkan, jumlah tunggakannya mencapai satu miliar,” sebut Kepala kantor UPTD-PPDRD Bima, Syarif Lutfi SE MSi, Selasa (20/5).

Sedangkan kendaraan dinas Pemkot Bima yang tunggak pajak, lanjutnya, dari jumlah keseluruhan kendaraan Dinas baik roda dua maupun roda empat sebanyak 816 unit, yang baru membayar pajak sebanyak 139 unit, sementara yang masih tunggak pajak sebanyak 677 unit. “Dalam jumlah uang mencapai sekitar Rp 500 juta,” ujarnya menyebutkan.

Sejauh ini, langkah yang dilakukan pihaknya terhadap masalah tersebut, seringkali mengirimkan surat teguran pada kedua Pemerintahan tersebut. Namun sampai saat ini tidak pernah digubris. “Kami tidak saja mengirim jumlah kendaraan yang tunggak pajak, juga lengkap dengan lampiran jumlah tunggakan yang harus dibayar,” jelasnya.

Kata dia, untuk Pemkab Bima dikirim langsung pada pejabat Bagian Umum setiap tiga bulan sekali, dan sampai saat ini belum ada yang merespon baik. Sementara untuk Pemkot Bima, setelah beberapa kali diberikan peringatan mulai menyadari dan membayar tunggakan itu.

Ia berharap, banyaknya tunggakan pajak kendaraan Dinas Pemerintah tersebut bias segera dibayarkan. Karena itu juga menyangkut komitmen pemerintah untuk memberikan contoh yang baik bagi masyarakat.

*DEDY 

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *