Wawali Bima Resmikan Kantor PT. Garuda Indonesia Cabang Bima

Kota Bima, Kahaba.- Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE didampingi Bupati Bima Drs. H Syafrudin HM Nur M.Pd, MM dan GM PT Garuda Indonesia Indonesia, serta FKPD Kota Bima, meresmikan kantor baru Maskapai penerbangan Garuda Indonesia Cabang Bima di Jalan Soekarno Hatta, Senin (11/05).

Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE

Wakil Walikota Bima H. A. Rahman H. Abidin, SE

Wawali Bima dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya kantor yang baru, Garuda Indonesia diharapkan bisa memberikan pelayanan lebih optimal dan lebih baik lagi.

“Pemerintah Kota Bima menyambut baik upaya manajemen Garuda Indonesia untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, karena itu saya ucapkan Selamat atas Pembukaan Kantor Cabang Garuda di Kota Bima,” ujarnya melalui Rilis yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Ihya Ghazali, S. Sos

Dijelaskannya, kerjasama antara Garuda Indonesia dengan Pemerintah Kota Bima selama ini sudah terjalin cukup baik, antara lain dengan penandatanganan MoU bahwa Garuda menjadi maskapai penerbangan yang digunakan untuk pengangkutan jamaah haji dari Kota Bima.

“Kami juga berharap PT Garuda Indonesia dapat membuka kembali rute penerbangan Bima- Denpasar dan Bima-Makassar, mengingat kebutuhan masyarakat juga Pemerintah Kota Bima khususnya untuk kegiatan koordinasi pembangunan dengan pemerintah pusat,” harapnya.

General Manager (GM) PT. Garuda Indonesia Cabang Bima, Rheynaldi dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan terhadap keberadaan PT Garuda Indonesia. Peresmian Kantor ini dilaksanakan setelah 1 Tahun 6 bulan tepatnya pada 3 Desember Tahun 2013 lalu, pertama kalinya Garuda melakukan Launching penerbangan pertama di Bima dan menandatangani MoU dengan Pemerintah Kota Bima.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *