Kades Sarae Ruma: Saya Dituding Karena Urusan Politik

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kepala Desa Sarae Ruma Kecamatan Langgudu, Usman menegaskan, dirinya dituduh yang bukan – bukan karena ada unsur Politik. Padahal, tuduhan yang dilayangkan kepadanya tidak benar. (Baca. Kades Sarae Ruma Dituding Gelapkan Bantuan Warga)

Kepala BPD, Tokoh Pemuda, dan warga Sarae Ruma. Foto: Ady

Kepala BPD, Tokoh Pemuda, dan warga Sarae Ruma. Foto: Ady

“Tidak benar setiap bantuan dari Pemerintah tidak saya informasikan ke warga. Apapun bentuk bantuan selama tiga tahun saya menjabat, selalu disalurkan secara transparan. Saya melihat ini ada unsur politik,” ujarnya, Selasa (20/10).

Indikator, kata dia, karena berseberangan pilihan politik dirinya dengan warganya yang menuduh, terhadap pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima. Selain itu.

Menurut Usman, semua bantuan berupa Mesin Ketinting, Pupuk, Kedelai, Jagung serta penggunaan dana subsidi telah dipergunakan sesuai hasil musyawarah bersama. ”Bantuan Mesin sudah kami serahkan langsung ke warga yang berhak menerimanya. Justeru, selama ini saya yang tidak pernah dihargai oleh mereka,”ungkapnya.

Kemudian bantuan dari Pusat berupa satu unit TV tersebut, dijelaskannya, saat itu sudah dipanggil semua warga dan ditanyakan TV tersebut harusnya ditempatkan dimana, namun tidak ada yang memberikan usulan. “Karena tidaka ada usulan, saya tempatkan TV itu di tetangga,” katanya.

Kendati ia merasa dicemarkan nama baiknya, namun Usman tidak ingin melaporkan warganya ke Polisi. Tuduhan itu dinilainya sebagai resiko menjadi Kades dan kritik dari warga untuk bisa lebih baik lagi memberikan pengabdian.

”Mereka warga saya, saya akan panggil mereka dan membicarakan semuanya secara baik-baik,” tambahnya.

*Noval

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *