Wawali Bima Terima 400 Praja IPDN Kampus NTB

Kota Bima, Kahaba.- Wakil Walikota (Wawali) Bima H. Arahman H. Abidin pimpin upacara penerimaan praktek lapangan III Nindya Praja dan Praktek Lapangan II Madya Praja IPDN Kampus NTB di Halaman Kantor Pemkot Bima, Selasa (08/03).

Praja IPDN Kampus NTB saat upacara penerimaan di Halama Kantor Pemkot Bima. Foto: Hum

Praja IPDN Kampus NTB saat upacara penerimaan di Halama Kantor Pemkot Bima. Foto: Hum

Hadir pula dalam upacara tersebut, Direktur IPDN Kampus IPDN Dyah Poespita, dan kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kota Bima serta para alumni IPDN. Upacara diawali dengan penandatanganan berita acara penyerahan 399 praja dan 85 pendamping dan pembimbing oleh Wakil Walikota Bima dan Direktur IPDN Kampus NTB.

Dalam laporan Kasatlatkab PL III Nindya Praja dan PL II Madya Praja di Kota Bima, praktek lapangan akan dilaksanakan selama 27 hari mulai tanggal 7 Maret sampai dengan 2 April 2016. Penyelenggaraan praktek tersebar di 5 Kecamatan, terdiri dari 27 Kelurahan. Masing-masing Kecamatan Rasanae Barat yakni Kelurahan Paruga, Sarae, Nae, Pane dan Dara. Untuk Kecamatan Asakota disebar di 3 Kelurahan yakni Kelurahan Melayu, Jatiwangi dan Jatibaru.

Sedangkan untuk wilayah Kecamatan Mpunda disebar di 8 Kelurahan yakni Kelurahan Sambinae, Monggonao, Sadia, Manggemaci, Santi, Penatoi, Panggi dan Matakando. Wilayah Kecamatan Rasanae Timur di sebar di 4 Kelurahan yakni Kelurahan Lampe, Kodo, Nungga, dan Kumbe. Wilayah terakhir yakni Kecamatan Raba yang akan disebar di 7 Kelurahan yakni Rabadompu Timur, Rabadompu Barat, Penaraga, Penanae, Rabangodu Utara, Rabangodu Selatan dan Rontu.

Secara khusus Direkrtur IPDN Kampus NTB Dyah Poespita menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya atas penerimaan dan sambutan serta kerjasama yang baik dari Pemerintah Kota Bima dan jajarannya serta segenap masyarakat Kota Bima.

Sementara itu, Wawali Bima menyampaikan ucapan selamat datang kepada Direktur IPDN kampus NTB beserta jajaran, serta 399 praja IPDN Kampus NTB yang akan melakukan praktek lapangan selama lebih kurang satu bulan di Kota Bima.

Baginya, peran yang diberikan oleh para lulusan IPDN sangat dibutuhkan, baik berupa pikiran maupun aktivitas dan kegiatan nyata dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada daerah tempat para praja nantinya ditempatkan.

Tidak dipungkirinya bahwa selama ini berbagai suara sumbang dari beberapa kalangan yang mengatakan bahwa alumni IPDN, kalau soal disiplin sangat luar biasa bahkan dapat dikatakan berbanding sejajar dengan para lulusan akademi militer. Namun aplikasi ilmu pemerintahan yang mereka peroleh belum terlalu signifikan dibandingkan dengan sarjana pemerintahan dari universitas negeri dan swasta lainnya.

“Jawaban atas suara-suara sumbang tersebut saya pulangkan kepada alumni dan para praja IPDN untuk menjawabnya. Apabila benar, inilah tantangan bagi setiap alumni dan praja ipdn untuk terus berbenah diri, untuk selalu dan tak henti-hentinya mengaktualisasikan ilmu pemerintahan yang dimilikinya. Persiapkan diri untuk menghadapi birokrasi nyata nantinya,” harap Wawali.

Praktek Kerja Lapangan ini selain menjadi momentum saling transfer ilmu atara praja IPDN dengan masyarakat setempat, praktek lapangan juga dapat memberikan sebuah keuntungan ekonomi dan menjadi media promosi daerah, bahwa kota bima yang sempat menjadi zona merah terkait terorisme, pada kenyataannya dalam kondisi aman dan tenteram.

Diakhir sambutan, dipesankannya kepada seluruh praja IPDN agar menjalani pendidikan dengan ikhlas, menjaga nama baik pemerintahan daerah masing-masing orang tua dan diri sendiri.

Program kegiatan praktek lapangan berupa Program Umum yang merupakan program rutin praktek lapangan dengan basis tingkat desa/kelurahan meliputi seluruh materi pengajaran yang telah dipelajari selama ini dengan titik berat pada bidang pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan dan program khusus. Pada program khusus nantinya akan dilaksanakan bakti sosial, pelayanan kesehatan masyarakat gratis dan donor darah. Selain itu juga para praja akan sepenuhnya mendukung program pemerintah Kota Bima yakni program penghijauan dan penataan administrasi kelurahan.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *