Fasilitasi Musda KAHMI, Independensi KPU Disorot

Kota Bima, Kahaba.- Musyawarah Daerah (Musda) Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Cabang Kota dan Kabupaten Bima yang digelar di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima, Sabtu (2/4) menuai sorotan. (Baca. KAHMI Bima Gelar Musda VII)

Spanduk Musda KAHMI yang dipasang tepat disamping tulisan Kantor KPU Kota Bima. Foto: Bin

Spanduk Musda KAHMI yang dipasang tepat disamping tulisan Kantor KPU Kota Bima. Foto: Bin

Pasalnya, KPU yang nota bene Penyelenggara Pilkada yang dalam waktu dekat akan menggelar Pesta Demokrasi di Kota Bima, dipertanyakan independensinya.

Sorotan malah muncul dari pegawai KPU setempat. Independesi yang mestinya bisa dijaga dengan baik, justeru memfasilitasi kegiatan yang bukan ranah kerja penyelenggara Pilkada.

“Meski KAHMI bukan lembaga politik, tapi kegiatan ini tentu akan melahirkan asumsi – asumsi yang beragam dan kurang baik untuk Penyelenggara Pilkada,” ujar pegawai KPU Kota Bima, SI.

Pegawai yang meminta namanya diinisialkan itu mengaku kaget dengan adanya kegiatan tersebut. Tiba – tiba saja ada banyak orang, mobil dan motor terparkir penuh di halaman Kantor KPU Kota Bima.

Ia pun menyesalkan sikap yang diambil oleh Ketua KPU Kota Bima, karena telah mengizinkan kegiatan Musda KAHMI Kota dan Kabupaten Bima dilaksanakan di Aula kantor tersebut.

“Banyak tempat lain yang bisa dijadikan lokasi acara, tidak harus di Kantor KPU Kota Bima,” sesalnya.

Ketua Panitia Musda KAHMI Kota dan Kabupaten Bima Kisman menjelaskan, sebagai panitia pihaknya hanya menangani kerja – kerja tekhnis. Adapun kaitan dengan kebijakan pemanfaatan tempat itu, pihaknya percaya bahwa KAHMI Kota dan Kabupaten Bima telah berkoordinasi.

“Entah dimaknai sebagai faktor kebetulan bahwa Ketua KPU Kota Bima juga menjadi Anggota Majelis KAHMI, maka kami sebagai Panitia Pelaksana setelah dipersilahkan oleh Ketua KPU untuk melaksanakan kegiatan ini, maka kami laksanakan kegiatan ini di Kantor KPU,” jelasnya.

Diakui Kisman, ada empat tempat yang sedianya direncanakan untuk dilaksanakan kegiatan tersebut. Karena ada beberapa kendala, maka di kantor KPU lah dilaksanakan kegiatan Musda KAHMI.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Bima, Bukhari saat dimintai tanggapannya mengatakan, Lembaga KAHMI bukan lembaga Politik, atau berafiliasi kepada Partai Politik, atau lembaga kekuasaan bersikap politik. KAHMI hanya organisasi yang terdiri dari Alumni HMI yang sudah menjadi pegawai negeri, pekerja swasta dan sejumlah profesi lain.

“Kegiatan ini akan mempengaruhi independensi KPU pada Pilkada nanti, saya kira terlalu jauh. Kami sebagai penyelenggara Pilkada tetap akan bekerja tanpa bisa diintervensi oleh siapapun,” tegasnya.

Diakui mantan Wartawan itu, pihaknya menerima permohonan untuk pelaksanan kegiatan tersebut dari Panitia penyelenggara Musda. Karena Aula Kantor KPU hanya mampu menampung sekitar 50 orang, dan pesertanya tidak sampai ratusan orang, jadi mempersilahkan Aula ini ditempati.

“Saya kira tidak ada masalah fasilitas Negara ini dipinjam untuk dilaksanakan kegiatan. Lagi pula kegiatannya tidak mempengaruhi kinerja kami kedepan,” tuturnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *